Pemkot Malang Siapkan Skema Masuk Sekolah Tatap Muka

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam waktu dekat akan melakukan simulasi pembelajaran secara tatap muka. Dalam hal ini, sudah menyiapkan skema khusus untuk simulasi bagi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Jumlah (siswa) yang masuk kami batasi, misalnya hari pertama kelas 1 dan 6, hari kedua kelas 2 dan 5. Nanti, juga para siswa harus diantar dan dijemput oleh orangtuanya,” terang Wali Kota Malang Sutiaji.

"
"

Baca Juga

"
"

Selain menentukan jadwal khusus bagi para siswa yang masuk kelas secara bergantian, Pemkot Malang juga mewajibkan para siswa dan guru untuk memakai masker. Serta penyediaan tempat cuci tangan di tiap sudut sekolah.

“Protokol kesehatan tetap harus diterapkan secara ketat di sekolah. Sebelum masuk kelas, para siswa akan dicek suhu tubuhnya,” papar dia.

Ia menjelaskan, jika sekolah bisa segera dibuka, justru bisa membantu pemerintah untuk memberikan pengetahuan tentang protokol kesehatan melalui institusi pendidikan. Menurutnya, hal tersebut lebih mudah disampaikan melalui kegiatan belajar mengajar.

“Di sekolah akan disiplin (protokol kesehatan), ada karakter yang dibangun. Anak-anak akan terbiasa cuci tangan, pakai masker. Ketika tidak melakukan itu (protokol kesehatan) dia akan ditegur anaknya,” jelas dia.

Sehingga, ketika bisa belajar mengajar secara tatap muka diterapkan, ia berharap, sekolah bisa memberikan pembelajaran kepada siswa agar disiplin protokol kesehatan itu.

”Ketika bisa disiplin di sekolah. Kami harapkan itu (disiplin protokol kesehatan) menjadi pembelajaran dan bisa tereplika di masing-masing kehidupan rumah,” papar dia.

Sementara itu, terkait sekolah untuk memulai pembelajaran secara tatap muka disesuaikan dengan kesiapan masing-masing Pemerintah Daerah. Sebab, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, sudah tidak mensyaratkan zonasi bagi tiap daerah agar bisa menerapkan pembelajaran secara tatap muka.

”Dari pusat kan tidak ada (keterangan) zona merah, hijau dan kuning. Kalau memang (daerah) sudah bisa tatap muka, silahkan,” pungkas dia.

Pemkot Malang akan melakukan persiapan belajar tatap muka di tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Rencananya, persiapan tersebut akan dilakukan pekan depan.

“Insya Allah, simulasi persiapan belajar tatap muka akan dilakukan untuk SD dan SMP,” terangnya.

Pilih Sekolah Pilot Project

Sutiaji menguraikan, persiapan simulasi pembelajaran tersebut akan diserahkan sepenuhnya kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang. Utamanya dalam mempersiapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Nanti kami siapkan prtotapnya kalau pembelajaran di jenjang SMP seperti apa, di jenjang SD bagaimana. Sehingga jika sewaktu-waktu di Kota Malang diminta pembelajaran tatap muka kita sudah siap,” kata dia.

Selain itu, Sutiaji juga meminta Disdikbud Kota Malang untuk menyiapkan satu SD dan SMP di masing-masing kecamatan di Kota Malang. Untuk dijadikan sebagai pilot project pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

“Di setiap kecamatan disiapkan satu sekolah. Sebenarnya saya yakin sekolah sudah siap semua. Meski tidak ada proses pembelajaran di sekolah, setiap minggu sekolah itu rutin disemprot disinfektan untuk mencegah penyebaran COVID-19,” terang dia.

Dalam penerapannya nanti, ia merekomendasikan agar tiap kelas nanti memiliki jadwal belajar. Sehingga, tidak masuk secara bersamaan.

“Semisal hari pertama itu kelas 6, lalu hari kedua kelas 5. Masuknya nanti separuh-separuh,” jelas dia

Selain melakukan persiapan simulasi, pihaknya juga meminta Disdikbud Kota Malang untuk melakukan realokasi anggaran sembari menunggu tanggal pasti masuk sekolah. Realokasi anggaran tersebut berasal dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dialihkan untuk pembelian paket internet selama masa pembelajaran daring masih berlangsung.

“Besarannya, sekitar Rp 50 ribu per orang, bagi siswa SD maupun SMP. Sehingga, bisa membantu anak-anak untuk belajar di rumah,” tandas dia. (nda/top)

Post Terkait

banner 468x60