Pemkot Batu Serahkan Lencana Penghargaan Hakaryo Guno Mamayu Bawono kepada Gubernur Jatim

Pj Wali Kota Batu: Penghargaan diberikan atas Kontribusi Perkembangan dan Pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur khususnya Kota Batu

Pemkot Batu Serahkan Lencana Penghargaan Hakaryo Guno Mamayu Bawono kepada Gubernur Jatim
Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai ketika menyerahkan Lencana Penghargaan Hakaryo Guno Mamayu Bawono kepada Gubernur Jatim, Dr (HC UA) Khofifah Indar Parawansa.

NUSADAILY.COM - KOTA BATU - Pemerintah Kota Batu memberikan penghargaan Hakaryo Guno Mamayu Bawono Emas, Perak dan Perunggu kepada Gubernur Jawa Timur, Dr (HC UA) Khofifah Indar Parawansa. Pemberian penghargaan dilakukan  di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (2/11/2023).

 

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, didampingi Ketua DPRD Asmadi SP, Wakil Ketua DPRD Kota Batu, Nurochman dan Heli Suyanto, Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsudin, Kajari Kota Batu, Agus Rujito, Pabung Kodim 0818 Mayor Czi Widagdo, Pimpinan Bank Jatim Cabang Batu serta Kepala OPD dan perwakilan kepala desa dan lurah Kota Batu.

Aries Agung Paewai menjelaskan, penghargaan tersebut diberikan atas sumbangsih dan peran serta Gubernur Khofifah, selama 5 tahun. Sumbangsih itu untuk mendukung pembangunan dan menyejahterakan masyarakat kota Batu terutama dengan sinergitas yang baik antara pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kota Batu.

 

"Penghargaan ini sudah melalui hasil musyawarah bersama dan menghasilkan keputusan untuk memberikan penghargaan kepada Ibu Gubernur Khofifah kami menyampaikan terima kasih atas dedikasi serta kontribusi Perkembangan dan Pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur khususnya Kota Batu," kata Aries.

 

Aries dalam kesempatan ini juga memaparkan tentang perkembangan Kota Batu mulai dari tingkat kemiskinan yang berada di paling rendah se-Jawa Timur. Tingkat pengangguran terbuka yang sudah mulai berkurang hingga pertumbuhan ekonomi yang mulai membaik. Termasuk jumlah wisatawan hingga akhir Oktober 2023 mencapai 8,2 juta orang. "Semoga target kita 10 juta wisatawan di Tahun 2023 bisa tercapai," harapnya.

 

Termasuk keinginan Kota Batu menjadi Kota Tanpa TPA menjadi salah satu fokus pengembangan saat ini.  Aries mengakui jika diawal banyak kendala, namun saat ini, 60% masyarakat telah memahami pentingnya memilah dan mengolah sampah dari sumbernya dan menjadikan sampah sebagai sumber ekonomi keluarga.

 

"Kota Tanpa TPA berhasil diterapkan dengan dukungan kepala desa dan lurah dengan mengoptimalkan TPS3R di masing-masing desa dan kelurahan. Kebijakan ini pada akhirnya mampu menambah tenaga kerja untuk memilah dan mengolah sampah di desa dan kelurahan," terangnya sambil menambahkan jika kebijakan ini direspon positif oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

 

Sementara itu, Gubernur Khofifah menyampaikan terimakasih atas penghargaan yang diserahkan oleh Pemerintah Kota Batu. Dia berharap ke depan Kota Batu semakin maju masyarakatnya semakin makmur dan sejahtera.

 

"Terima kasih Anugerah ini diberikan kepada kami. Dan mudah-mudahan akan terus menjadi penguat semangat belajar terus memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat bangsa dan negara. Semoga sinergita yang produktif makin dikuatkan, makin dikembangkan, dan ditumbuhkan antara Pemerintah Kota Batu dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar kemanfaatan lebih besar," pungkas Khofifah. (oer/adv/wan)