Gedung di Kota Batu Wajib Kantongi SLF

  • Whatsapp
Arus pendek sering menjadi penyebab kebakaran gedung sehingga Pemkot Batu mewajibkan setiap bangunan mengantongi sertifikat laik fungsi (SLF)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – KOTA BATU – Setiap gedung didiirikan di Kota Batu harus mengantongi sertifikat laik fungsi (SLF). SLF ini untuk parameter keselamatan dan keamanan gedung berfungsi dengan baik. 

Sistem keselamatan dan keamanan gedung telah diatur dalam UU nomor 28 tahun 2002 dan Permen PUPR 19/PRT/M/2018 tentang penyelenggaraan IMB gedung dan SLF. Bukti autentik keabsahan operasional karya bangunan gedung ini, bentuk mitigasi dini menjamin keselamatan dan keamanan. Sehingga bisa meminimalisir kejadian yang tak diinginkan, seperti musibah kebakaran.

"
"

Baca Juga

"
"

SLF yang diajukan ke Dinas Perizinan, dalam penerbitannya memerlukan rekomendasi dari beberapa OPD, mulai Ketenagakerjaan, Penanggulangan Kebakaran dan PLN. Berpangkal d ari hal itu, Dinas Penanggulangan Kebakaran (DPK) Kota Batu melayangkan surat rekomendasi kepada Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK). 

Kasi Penanggulangan Kebakaran DPK Kota Batu Supriyanto, mengatakan SLF harus dikantongi, sebelum bangunan gedung diserahkan pada pemiliknya. “Harapan kami, SLF bisa diterbitkan setelah ada lampu hijau dari DPK,” imbuh dia dilansir Nusadaily.com.

DPK akan melakukan peninjauan syarat kelaikan teknis sebagai parameter keselamatan dan keamanan gedung dari resiko musibah kebakaran. Penyebab utama kebakaran gedung sering kali dipicu arus pendek listrik.

“Ketika terjadi maka harus segera padam untuk menghindari ledakan,” terang dia.

Penilaian juga dilakukan pada baku mutu alat pendeteksi dan pencegah kebakaran. Lalu, jalur evakuasi harus juga disediakan. Jika dinyatakan sudah memenuhi persyaratan, maka rekomendasi penerbitan SLF bisa diberikan.

“Jadi sebisa mungkin kejadian yang membawa dampak merugikan harus bisa diminimalisir. Bagaimana caranya bisa dicegah agar tak terjadi,” tandasnya.

Kepala DPK Himpun mengutarakan, ketentuan itu merujuk pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang sudah menerbitkan Permen Nomor 19/PRT/M/2018 tentang Penyelenggaraan Izin Mendirikan Bangunan Gedung (IMB) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) bangunan gedung. 

“Dengan tegas aturan ini menyatakan, setiap pendirian bangunan gedung diwajibkan untuk memiliki SLF. Salah satu poinnya memitigasi musibah kebakaran,” tutur Himpun. (wok/wan)

Post Terkait

banner 468x60