Kapolda Sulteng: Satgas Kehilangan Jejak DPO MIT

  • Whatsapp
MIT Poso
Kapolda Sulteng, Irjen Polisi Abdul Rakhman Baso, saat memberi keterangan kepada wartawan, usai buka puasa bersama dengan sejumlah pimpinan media cetak dan elektronik serta wartawan di Rumah Jabatan Kapolda, di Palu, Jumat (30/4/2021). Foto : ANTARA/ (Sulapto Sali)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – PALU – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Irjen Pol Abdul Rakhman Baso menyatakan Satuan Tugas Madago Raya kehilangan jejak DPO (daftar pencarian orang) kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, pimpinan Ali Kalora.

BACA JUGA : Ini Daftar Sederet Kelompok Teroris di Indonesia – Nusadaily.com

Hal tersebut disampaikan Abdul Rakhman Baso, Jumat (30/4) malam terkait terputusnya informasi tentang keberadaan kelompok tersebut saat ini.

Ia mengatakan, saat ini Satgas TNI-Polri yang tergabung dalam Operasi Madago Raya tahap dua, masih melakukan pengejaran terhadap para terduga DPO tersebut.

“Yang kita lakukan selama ini baik human intelijen maupun ITE agak terputus, tapi bukan berarti kita tidak melakukan upaya pengejaran,” kata Kapolda menjelaskan.

BACA JUGA : Jejak-Jejak Polri di Tahun 2020, Sigab di Tengah Pandemi – Noktahmerah.com

Abdul Rakhman Baso kembali mengimbau para terduga DPO kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso untuk segera menyerahkan diri.

“Sampai sekarang saya mengimbau kepada saudara-saudara kita, coba menyerahkan diri, kembali dengan baik-baik, kita proses hukum, karena negara kita ini negara hukum. Itu yang paling utama yang saya harapkan,” katanya.

Masih terkait itu, pihaknya mengatakan, akan mengganti personel yang telah lama bertugas di Satgas Madago Raya untuk melakukan penyegaran.

BACA JUGA : LPSK Serahkan Santunan Duka Kepada Korban Kekerasan MIT Poso di Sigi – Beritaloka.com

Ia menambahkan, dengan pergantian personel tersebut diharapkan bisa menjadi motivasi dan semangat baru untuk memburu dan menangkap para terduga DPO MIT Poso.

Anggota Kelompok MIT Poso

Dari data pihak kepolisian, saat ini anggota kelompok MIT Poso masih tersisa sembilan orang.

“Tidak ada pengendoran pengejaran kepada mereka walaupun dalam bulan suci Ramadhan. Walaupun begitu kita tetap menghormati bagaimana kesucian bulan Ramadhan ini sebagai bulan penuh rahmat ampunan,” ujarnya.

Sebelumnya, pihak kepolisian menemui titik terang keberadaan Ali Kalora CS, setelah beberapa kali terjadi kontak tembak antara satgas dan kelompok sipil bersenjata tersebut, pada Maret lalu. Bahkan Ali Kalota juga sempat dikabarkan terkena tembakan namun berhasil melarikan diri.(ros)