Kamis, September 29, 2022
BerandaBerita KhususBupati Jember Sambangi Korban Banjir, BPBD Kemas Bantuan Tanpa Lauk Pauk

Bupati Jember Sambangi Korban Banjir, BPBD Kemas Bantuan Tanpa Lauk Pauk

NUSADAILY.COM – JEMBER – Banjir melanda tiga desa di Kabupaten Jember sejak dua hari belakangan. Air menggenangi lebih dari 400 rumah warga berikut puluhan hektar lahan persawahan. Perempuan dan anak-anak terpaksa dievakuasi ke tempat pengungsian yang lebih aman.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Jumat, 12 Nopember 2021, Bupati Jember Hendy Siswanto bersama para pejabat terkait menyambangi para korban terdampak bencana alam.

Baca Juga: Bupati Jember Kirim Surat ke Kemenkeu, Ajukan Tambahan DAU

Ia mengendarai Raung, mobil buatan Pindad yang khusus medan offroad untuk digunakan mendatangi warga di Desa Sumberagung, Kecamatan Sumberbaru; Desa Pondokjoyo, dan Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro.

Kepada warga, Hendy menyapa sekaligus berbicara dengan mereka. Ia juga menyalurkan ratusan bantuan berupa paket sembako yang dikemas dalam bungkusan plastik maupun kardus oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Baca Juga: Bupati Jember Kirim Surat ke Kemenkeu Untuk Ajukan Tambahan DAU

“Kami akan berupaya untuk membantu warga yang sedang memerlukan bantuan,” tutur Hendy saat berada di lokasi.

Menurut Hendy, banjir disebabkan oleh pendangkalan sungai-sungai. Sehingga, sungai tidak mampu menampung banyaknya debit air hujan. Apalagi, ketika musim penghujan tentunya curah hujan sangat tinggi.

Baca Juga: Panitia Pernikahan Keluarga Bupati Jember Didenda Rp10 Juta

Langkah yang hendak ditempuh adalah dengan cara menormalisasi sungai. Namun, tidak dapat bergerak sendiri. Pemkab Jember harus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun kementerian terkait yang berwenang atas penanganan sungai.

“Mudah-mudahan teratasi segera karena sudah berpuluh-puluh tahun (banjir) begini terus,” ujar Hendy.

Baca Juga: Bupati Jember Kembangkan Wisata Kuliner Gurami di Desa Tegalwangi Mendunia

Kepala BPBD Jember Sigit Akbari enggan dikonfirmasi mengenai rincian paket sembako yang disediakan untuk warga para korban banjir.

Salah seorang warga mengungkapkan bahwa isi dalam kemasan paket bantuan dari BPBD adalah beras 5 kilogram, mie instan, saos instan, minyak goreng, dan gula pasir.

Warga tersebut sudah memeriksa berkali-kali paket bantuan yang diterimanya, tapi tidak menemukan bahan untuk lauk-pauk. “Kalau telur atau daging tidak ada,” urai warga yang meminta identitasnya dirahasiakan itu.

Baca Juga: Polres Jember Bakal Panggil Kades Tegalwangi Selaku Tuan Rumah Pesta Joget

Ketua Komisi C DPRD Jember David Handoko Seto yang turun ke lokasi menyesali tindakan BPBD yang abai terhadap detail kebutuhan warga tedampak banjir. Semestinya, bantuan untuk korban bencana harus memenuhi standar minimal kandungan karbohidrat dan protein.

“Warga yang rumahnya kebanjiran wajib dibantu agar bisa bertahan. BPBD harus dievaluasi soal detail bantuannya, karena tidak ada lauk-pauknya. Apa warga disuruh makan nasi atau mie sama gula dan saos pedas?,” gerutunya.

David mengingatkan bahwa DPRD dengan Bupati serius menyediakan dana Rp23 miliar dalam pos anggaran tidak terduga yang digunakan untuk menangani bencana. Sehingga, BPBD sebagai pelaksana harus memakainya secara benar sesuai kebutuhan dan tepat sasaran. (sut)

BERITA KHUSUS

Tujuh Poktan Situbondo Bakal Dapat Bantuan Alat Jemur Tembakau

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo menggelontorkan anggaran dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2022 sekitar Rp180 juta. Duit jumbo...

BERITA TERBARU

Tarif 4 Jalan Tol Ini Bakal Naik, Ada Tangerang-Merak hingga Pandaan-Malang

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Sebanyak empat jalan tol kelolaan PT Astra Infrastruktur bakal naik tarifnya dalam waktu dekat. Sebanyak empat ruas jalan tol tersebut...