Senin, Oktober 18, 2021
BerandaNewsRegionalBandar dan Pengedar Sabu Diringkus BNNK Mojokerto, Temukan BB Seberat 44,32 Gram

Bandar dan Pengedar Sabu Diringkus BNNK Mojokerto, Temukan BB Seberat 44,32 Gram

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO Bandar dan pengedar narkotika golongan satu, dua warga di Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto akhirnya diringkus Badan Narkotika Nasional Kota Mojokerto pada Kamis, 29 Juli 2021 malam.

Kedua tersangka, Andri Sugiono alias AS, 35 tahun, dan Andi Kristian alias AK, 39 tahun diamankan di Jalan Timor, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Kranggan dengan barang bukti sembilan paket metamphetamin (sabu) dengan berat total 44,32 gram sekitar pukul 21.00 WIB.

“Memang target kami berbulan-bulan ini, berdasarkan pantauan kami transaksinya di atas satu ons. Di TKP (rumah AS) juga kami temukan kedua tersangka sedang bagi-bagi (sabu) untuk ditimbang-timbang yang akan didistribusikan,” beber Kepala BNNK Mojokerto AKBP Suharsi, Jumat, 30 Juli 2021.

Suharsi menjelaskan, kedua tersangka sempat mengelabui petugas dan mencoba akan melarikan diri. Dengan bersembunyi di plafon rumah dan disemak-semak sekitar TKP. Pelarian keduanya berhasil digagalkan dengan tembakan peringatan.

“Tiga jam baru ketemu dan keluar dari persembunyiannya. Mereka ini lincah, dan licik. Tersangka utama AS sembunyinya di semak-semak, kalau tersangka kedua AK sembunyi di plafon tersangka utama,” ungkapnya.

Tersangka Sempat Jadi Perantara Jual Beli Mobil

Perwira wanita dengan dua melati di pundaknya mengaku sempat mengenal tersangka utama AS saat menjadi perantara jual beli mobil. Sebelum akhirnya beralih pekerjaan dengan menjual barang haram, bersama kaki tangannya tersangka AK saat mengemas sabu dalam plastik kecil dengan berat mencapai 1 gram setiap paket.

Dirinya menyebut, nominal sabu yang diperjualbelikan secara ranjau oleh tersangka diperkirakan senilai Rp 1,5 juta per gramnya. Dengan pengakuan tersangka setiap pengantaran mendapatkan imbalan Rp 700 ribu.

“Saya tau dia, pernah kenal. Jadi walaupun kenal, saya tidak akan segan menangkap kalau sudah menjual barang haram. Kalau pengakuan dari mereka, dapatnya dari orang dalam (Lapas Madiun). Tapikan kalau menyebut orang dalam sangat mudah, jadi masih kita lakukan penyidikan lanjutan,” tegasnya.

BNNK Mojokerto juga menyita barang bukti lain, yakni satu timbangan digital, satu ATM, tujuh bendel plastik klip kecil, satu plastik bendel sedang, satu bendel plastik besar, dua gawai, dua isolasi plastik, satu buah sendok, satu buah potongan sedotan, dan satu kendaraan roda dua.

Kedua tersangka dan sejumlah barang bukti, lanjut Suharsi, diamankan ke Kantor BNNK Mojokerto untuk penyelidikan lebih lanjut. Disangkakan pasal berlapis, Pasal 114 ayat 2, pasal 112 ayat 2, dan pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. “Minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun masa tahanan,” memungkasi.(din/aka)

- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Puluhan Pedagang di Pasar Mangaran Ikut Sosialisasi Bahaya Jual Rokok Ilegal

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Situbondo bersama Bea Cukai Jember menggelar sosialisasi bahaya menjual rokok ilegal, Senin, 18 Oktober 2021....