Menguak Kematian LC di Malang, Diperkosa Saat Sekarat

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Nasib tragis menimpa seorang pemandu lagu (LC), bernama Ayu Setia Nur Aini (21), di Kabupaten Malang. Ia ditemukan tewas dalam keadaan setengah telanjang di Jalan Karangpandan, Pakisaji, Kabupaten Malang.

Sebelum tewas, korban sempat diperkosa oleh pelaku. Dua pelaku telah ditangkap.

Pelaku adalah Wahyudi (39), mantan pacar korban dan Adi Prayitno alias Dalbo (28), penjaga karaoke tempat Ayu bekerja.

BACA JUGA : Top Destinasi Wisata Sejarah di Surabaya dan Wisata Kuliner Bareng Keluarga

Kasus ini berawal pada Selasa (23/3) saat Wahyudi bersama perempuan lain berada di karaoke tempat Ayu bekerja. Usai karaoke, Wahyudi kembali ke truknya untuk beristirahat. Tiba-tiba pintu truk digedor Ayu.

Ayu sendiri merasa cemburu karena Wahyudi bersama perempuan lain. Wahyudi tak menghiraukan gedoran itu karena mereka sudah tak ada hubungan lagi. Karena truk terus digedor, Wahyudi berusaha meninggalkan lokasi.

“Karena tak ingin bertengkar, pelaku menyalakan mesin truk, dan melajukan (truk) sembari dengan sengaja diserongkan ke arah kanan. Sehingga korban tersenggol bagian belakang truk sampai terjatuh, dan terlindas” kata Kapolres Malang AKBP Hendri Umar dalam konferensi pers di Mapolres, Kamis (25/3/2021).

Akibat lindasan itu tulang rusuk Ayu patah. Patahan tulang rusuk itu menembus bagian lambung sebelah kanan. Wahyudi yang tak peduli jika telah melindas Ayu pergi begitu saja. Di tengah perjalanan ia menelepon Dalbo.

“Saya telepon Dalbo. Minta tolong untuk melihat kondisi Ayu setelah saya tabrak,” kata Wahyudi saat dihadirkan dalam konferensi pers.

Bukannya memberikan pertolongan, Dalbo justru menyeret tubuh Ayu ke pinggir jalan raya. Dalam kondisi mabuk, Dalbo malahan menggerayangi dan memperkosa korban yang saat itu dalam keadaan sekarat. Puas melampiaskan nafsunya, Dalbo meninggalkan tubuh Ayu yang terkapar penuh darah.

BACA JUGA : Sembilan Desa di Bekasi Gelar Pilkades Pada 4 April

“Saya perkosa satu kali. Saya seret, saya bawa ke tepi jalan di depan lokasi kejadian itu,” kata Dalbo.

Usai memperkosa korban, Dalbo kembali ke tempat kerjanya dan membiarkan Ayu hingga tewas. Dalbo lalu menutup karaoke karena memang tak ada tamu yang datang lagi. Jenazah Ayu baru ditemukan sore harinya oleh seorang pemulung dan dilaporkan ke polisi.

“Untuk tersangka Wahyudi kita jerat pasal 338 sub pasal 351 ayat 3 KUHP tentang pembunuhan dan penganiayaan. Sementara Dalbo kita jerat pasal 286 KUHP, menyetubuhi seseorang dalam kondisi tidak berdaya. Dan kita perkuat lagi dengan pasal 306 KUHP. Ancaman hukumannya 9 tahun penjara,” tandas Hendri Umar.(aje)