Jumat, Mei 27, 2022
BerandaNewsJatimPelaku Investasi Fiktif Alkes Dibekuk Polda Jatim, Kerugian Capai Rp30 M

Pelaku Investasi Fiktif Alkes Dibekuk Polda Jatim, Kerugian Capai Rp30 M

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Seorang wanita asala Kota Surabaya, berinisial TNA (36) dibekuk Subdit III Jatanras Polda Jatim akibat tindak pidana investasi fiktif pengadaan alat kesehatan (alkes) mencapai Rp30 M.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko menjelaskan, pihaknya menerima pengaduan dari para korban sebanyak 6 (LP) dan dimungkinkan masih ada korban lainnya. Ia juga menerangkan bahwa TNA (36) ini melakukan penipuan di Surabaya dan Jakarta.

Berdasarkan pengakuan TNA (36), ia mengaku kepada korban bahwa dirinya mengelola bisnis investasi pengadaan alat kesehatan (alkes) di beberapa rumah sakit.

BACA JUGA: KPK Panggil Empat Saksi Kasus Kegiatan Fiktif Kementerian ESDM

“Total kerugian dari 6 LP hampir Rp30 Miliar. Tetapi tidak menutup kemungkinan kerugian bertambah,” ucap Gatot Repli Handoko saat konferensi pers bersama Unit I Subdit III Jatanras Direktorat Kriminal Umum (Ditreakrimum) Polda Jatim, Rabu (26/1/2022) pagi.

Tak lupa, Gatot juga mengimbau kepada masyarakat, apabila mengalami hal yang sama dengan dirugikan atas investasi fiktif alkes tersebut, diharap untuk menghubunhi Hotline khusus yang tersedia.

“Jika ada masyarakat yang merasa dirugikan, polda jatim membuka Hotline dengan nomor 081323552012. Ini terkait pengaduan alkes fiktif,” kata Gatot.

Sementara itu, AKBP Lintar Mahardono selaku Kasubdit III Jatanras menyampaikan, modus operandi daripada tersangka tersebut ialah mengambil contoh paket-paket pengadaan alkes melalui internet. Kemudian membuat SPK palsu yang nantinya disebar oleh tersangka melalui Whatshapp kepada para korban.

BACA JUGA: Polres Natuna Ungkap Kasus Penipuan Dengan Modus Investasi

“Untuk keuntungan setiap paket dalam tempo 14-17 hari akan mendapatkan keuntungan 40 persen. Sedangkan ada 12 Rumah Sakit diluar Jawa yang saat kami konfirmasi ternyata tidak pernah ada kerjasama dan tidak kenal dengan tersangka,” ungkap Lintar.

Lebih lanjut, Lintar menerangkan tersangka TNA (36) dengan sengaja untuk menyangkut nama-nama RS tersebut untuk pengadaan alkes fiktif.

“Tersangka ini memang sengaja menyangkut nama-nama RS tersebut untuk pengadaan alkes palsu. Sedangkan untuk korban dimungkinkan lebih dari enam orang,” paparnya.

BACA JUGA: Satgas Waspada Investasi Gencar Berantas Pinjaman Online Ilegal

Sampai saat ini korban rata-rata perorangan, kenapa korban bisa percaya sama korban. Karena tersangka sendiri menjanjikan bahwa korban akan diberi keuntungan 40 persen.

“Mungkin dimasa seperti saat ini, para korban tergiur dengan tawaran tersangka,” pungkas Lintar.

BACA JUGA: Lagi, Sederet Korban Arisan Fiktif Datangi Polresta Malang Kota

Selain itu, Polda Jatim juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti diantaranya, satu buah HP, Laptop, Rek BCA, Surat Perintah Kerja (SPK), surat perjanjian usaha serta bukti transfer dari para korban dan percakapan Whatshapp antara korban dan tersangka.

Sedangkan, untuk tersangka TNA (36) akan dikenakan Pasal 378 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara dan Pasal 3,4,5 dan 6 Jouncto Pasal 10 UU Nomor 8 tahun 2010 tentang pencucian uang, dengan ancaman penjara selama 15 tahun. (als/lna)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Hasil Investigasi Palestina: Shireen Abu Aqla Sengaja Ditembak Mati Israel

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Hasil investigasi Palestina menyimpulkan bahwa jurnalis Al Jazeera, Shireen Abu Aqla, sengaja ditembak mati oleh tentara Israel. BACA JUGA : Rusuh,...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily