Ayo Tumbuhkan Kebiasaan Baik di Media Sosial Selama Ramadan

  • Whatsapp
ramadan tiktok
Ilustrasi berselancar di media sosial selama Ramadhan. (Pexels)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Di era digital saat ini, menjaga sikap di dunia online apalagi di media sosial menjadi sangat diperlukan. Apalagi saat ini kita sedang memasuki bulan Ramadan dimana umat Islam diajarkan untuk sabar dan saling berbuat baik.

Ada 4 langkah yang bisa anda ikuti untuk menjadikan bulan suci ini sebagai momen menumbuhkan kebiasaan baik di media sosial yang dibagikan oleh platform berbagi video pendek TikTok dilansir dari Antara.

Baca Juga

BACA JUGA: “Engagement” Pengguna TikTok di Indonesia Alami Peningkatan saat Ramadan – Nusadaily.com

1.Secukupnya nikmati pengalaman menjelajah internet

Larangan mudik dan pembatasan kegiatan di berbagai tempat diperkirakan akan meningkatkan aktivitas di internet.

Namun perlu diingat, terlalu lama berkutat di internet dapat berdampak buruk bagi kesehatan, misalnya mata kering, pusing, atau sakit pada pergelangan tangan.

Belum lagi jika secara mental, kita sudah terlalu sering membicarakan hal-hal yang terjadi di dunia maya.

Sehingga anda perlu mengatur waktu agar menggunakan internet secukupnya saja.

BACA JUGA: TikTok Sajikan Konten Inspiratif selama Ramadan – Beritaloka.com

2. Menjaga hati selama ibadah

Selama bulan puasa, kesabaran adalah hal utama yang diuji. Bukan hanya kesabaran menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan amarah.

Terkadang komentar atau konten di platform digital bisa mempengaruhi emosi, untuk itu lebih baik menghindari konten negatif di kolom komentar agar tetap menjaga ibadah puasa anda berjalan lancar.

Bagi pengguna TikTok, anda dapat memanfaatkan fitur Saring Semua Komentar.

Fitur ini membantu pengguna dapat menentukan komentar mana yang akan muncul di videonya.

Saat diaktifkan, komentar tersebut tidak akan muncul, kecuali diperbolehkan oleh penggunanya, menggunakan alat pengaturan komentar terbaru.

3. Berucap baik kepada warga digital

Pada langkah kedua, anda diminta untuk menghindari konten negatif di kolom komentar.

Untuk menghindari emosi dari konten-konten negatif, ada baiknya anda membagikan konten positif yang membantu warganet lainnya untuk tetap menjaga hati selama melangsungkan Ramadan 1442 H.

BACA JUGA: TikTok Cash Diduga Berskema Piramida, Ini Alasannya – Noktahmerah.com

4. Saring sebelum sharing

Kalimat ini sering diucapkan belakangan ini, di tengah banyaknya informasi di dunia maya yang tercampur antara berita yang akurat dengan fake news.

Bulan Ramadan dan hari Lebaran pun diperkirakan akan terjadi arus informasi yang luar biasa, seperti berita soal mudik dan kondisi di kampung halaman.

Khusus pengguna TikTok untuk memastikan kebenaran informasi, pengguna bisa mengakses akun-akun media berita yang ada di TikTok untuk mendapatkan informasi yang kredibel, ataupun mengikuti akun sejumlah kementerian yang ada di TikTok untuk memperoleh kabar resmi.

“Di masa ini, teknologi menyatukan keluarga, kerabat, dan teman, serta memperkaya kehidupan kita dalam berbagai cara. Sebagai bagian dari dunia yang terkoneksi, kami pun mendorong komunitas kami untuk bertanggungjawab dalam menggunakan internet secara aman, cerdas, dan baik,”kataHead of Operations TikTok Indonesia Angga Anugrah Putera dalam keterangannya.

Selama bulan Ramadan ini, TikTok mengajak pengguna untuk merayakan bulan suci dengan mengunjungi pasar rakyat virtual di program #SamaSamaBerbagi.

Program ini bertujuan menghadirkan pengalaman Ramadan yang penuh kebahagiaan dan kebersamaan bagi komunitas TikTok dengan format video singkat.

Dalam kegiatan yang berlangsung selama 5 April hingga 16 Mei 2021 itu, TikTok melibatkan pengguna dari berbagai latar belakang untuk sama-sama berbagi melalui berbagai kegiatan menarik.

Mulai dari tantangan berhadiah jutaan rupiah, berbelanja di Ramadan Live Sessions, menikmati musik dan stiker khusus Ramadan, serta berbagai keseruan lainnya.

“Menyediakan lingkungan aplikasi yang aman dan nyaman, yang memungkinkan ekspresi kreatif, merupakan prioritas kami. TikTok pun akan terus memperkuat keamanan kami untuk para pengguna, membangun tools yang menyediakan kontrol kepada komunitas untuk membentuk pengalaman mereka, serta terus mendengarkan masukan dari komunitas dan para ahli,” tutup Angga.(mic)