Tim Gus Ipul Siapkan Berkas, Tim Teno Anggap Tak Penting Buka Riwayat Pendidikan

  • Whatsapp
gus ipul pasuruan
Ismail Marzuki, pengarah tim pemenangan Cawali Gus Ipul-Adi Wibowo. (istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Tim Pemenangan Cawali Syaifullah Yusuf (Gus Ipul)-Adi Wibowo menyambut baik tantangan gabungan aktivis NGO untuk membuka riwayat pendidikan. Mereka bahkan sudah menyiapkan berkas cawali-cawawali pads semua tingkatan pendidikan yang telah tempuhnya.

“Kami juga sudah menyiapkan berkas lengkap riwayat pendidikan masing-masing baik dari Gus Ipul ataupun Mas Adi,” kata Ismail Marzuki, Pengarah Tim Pemenangan Gus Ipul-Adi Wibowo.

Baca Juga

Pada saat mendaftar di KPU, kata Ismail, Gus Ipul melampirkan pendidikan terakhir ijazah SMA. Sedangkan Adi Wibowo dengan pendidikan terakhir S2. Semua riwayat pendidikan tersebut bisa dipertanggung jawabkan.

BACA JUGA: Polemik Ijazah Cawali, Forum Masyarakat Sipil Pasuruan Tuntut Pembuktian Terbalik

“Jika masyarakat ingin melihat seluruh riwayat pendidikan, sudah kami siapkan. Semua berkas lengkap dari SD hingga sarjana,” tandas Ismail.

Di tempat terpisah, Teddy Armanto Sekretaris Tim Pemenangan Cawali Raharto Teno Prasetyo – Hasjim Asjari enggan menanggapi tantangan buka-bukaan riwayat pendidikan para calon. Menurutnya, persyaratan pendidikan minimal tingkat SMA sudah dianggap cukup untuk bisa mendaftar ke KPU.

“Syarat pendaftara cawali-cawawali itu minimal SMA. Jadi calon kami hanya pakai ijazah SMA saja cukup,” katanya.

Terkait tantangan membuka riwayat pendidikan, lanjut Teddy, ia menyarankan agar ditanyakan langsung pada yang bersangkutan yakni Teno dan Hasjim.

Ketua KPU Kota Pasuruan, Royce Dianasari mengatakan, semua berkas cawali yang maju dalam Pilwali Kota Pasuruan sudah diperiksa dan sudah dinyatakan lengkap.

BACA JUGA: Disebut Jadi Cawali Pasuruan dari PKB, Gus Ipul: Saya Belum Diajak Bicara

“Ada tiga calon yang mendaftar menggunakan ijazah SMA, mereka adalah Raharto Teno Prasetyo, Moch Hasjim Asjari, dan Saifullah Yusuf. Sedangkan, Adi Wibowo, mendaftar menggunakan ijazah S2,” kata Royce.

Persoalan riwayat pendidikan para cawali ini menjadi isu hangat yang cenderung dijadikan ajang saling serang di jejaring sosial. Bahkan antarpendukung cawali menuding gelar sarjana yang dimiliki Gus Ipul dan Teno dianggap palsu.

Guna mencegah tindakan character assasination dan pembodohan publik, gabungan aktivis NGO di Kota Pasuruan mendesak para calon untuk secara transparan membuka riwayat pendidikannya. (oni)

Post Terkait

banner 468x60