Kamis, Mei 26, 2022
BerandaOpinion & ArtOpinionTradisi Lebaran Ketupat di Era Millenial

Tradisi Lebaran Ketupat di Era Millenial

Dr. Rosita Ambarwati, S.S., M.Pd

Oleh: Dr. Rosita Ambarwati, S.S., M.Pd

Hari Raya Idul Fitri (Lebaran) umumnya selalu dikaitkan dengan lebaran ketupat. Meskipun selalu dikaitkan dengan tradisi Islam di perayaan Idul Fitri, namun sebenarnya ketupat bukan bagian dari ritual ibadah dalam Islam. Tradisi ketupat juga  tidak memiliki kaitan langsung dengan Islam di masa lampau.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Ketupat hadir di Nusantara jauh sebelum Masa Hindu-Buddha dan Pra Islam. Hal itu dibuktikan dengan adanya  sebutan “kupat” dalam Kakawin Kresnayana dan kata “kupatay” dalam Kakawin Ramayana (Cahyono, 2018). Bukti itu  menunjukkan bahwa sebagai makanan, ketupat telah ada sejak abad IX dan sebagai tradisi, ketupat sudah ada sejak zaman pra-Islam.

Lebaran tahun ini menjadi istimewa, karena dua tahun ke belakang tradisi berkunjung antar saudara dan tetangga senyap disebabkan oleh covid-19. Hal yang masih dilakukan penulis adalah tetap membuat ketupat sayur dan lepet bungkus daun pisang lalu membagikan ke tetangga sebagai hantaran (ater-ater).

BACA JUGA: Riyaya Kupat

Umumnya tradisi berbagi hantaran ketupat dilakukan pada  lebaran hari ke 7 yang disebut bada kupat atau lebaran ketupat. Hantaran sederhana itu dapat merekatkan hubungan baik antartetangga. Meskipun makin sedikit yang melanjutkan tradisi ketupat, namun penulis tetap konsisten melakukannya. Sayur tahu tempe, kuah santan pedas khas desa, ditambah opor ayam adalah menu yang menjadi ciri khas hantaran saat bada kupat.

Lepas dari tradisi yang dilakukan penulis saat lebaran ketupat pemikiran mengapa budaya membuat ketupat lebaran di era millenial menjadi sepi? Padahal semua orang umumnya sangat menikmati lezatnya ketupat. Bisa jadi karena keribetan membuat ketupat atau proses memasaknya yang lama.

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

TikTokers Berhijab Pamer Payudara, Muhammadiyah: Blokir Akun ASM

NUSADAILY.COM - JAKARTA - TikTokers berhijab dengan akun ASM kini sedang disorot publik usai konten-kontennya dinilai vulgar karena pamer payudara. Muhammadiyah meminta pihak TikTok...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily