Senin, Januari 24, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsAglomerasi Trans Jatim, Dishub Gresik: Hidupkan Kembali Jasa Angkutan Kota

Aglomerasi Trans Jatim, Dishub Gresik: Hidupkan Kembali Jasa Angkutan Kota

Kerjasama Dishub Jatim Bersama Tiga Kabupaten

NUSADAILY.COM – GRESIK – Selain untuk mengurangi kecelakaan di jalan, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur (Jatim) bersama Dishub Kabupaten Gresik membuat program angkutan Aglomerasi Trans Jatim. Berupa bus dengan rute Gresik-Surabaya-Sidoarjo dengan trayek perjalanan Pulang Pergi (PP).

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Dengan menggunakan armada transportasi buy the service angkutan massal dari terminal Porong Sidoarjo, Bungurasih Surabaya dan Bunder Gresik diharapkan bisa mengurangi penggunaan kendaraan pribadi bagi masyarakat yang kerja di luar kota baik dari Gresik, Surabaya dan Sidoarjo.

Baca Juga: Kereta Api Tabrak Angkot di Medan, 4 Meninggal Dunia 6 Luka-luka

Kabid Angkatan Dishub Gresik, Hufan Nur Dhianto mengatakan, hadirnya Aglomerasi Trans Jatim yang merupakan program dari Dishub Provinsi Jatim ini, selain untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi juga untuk membangkitkan angkutan umum.

“Program ini untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan yang baik itu untuk mengurangi volume kendaraan. Kemudian tujuannya juga untuk membangkitkan angkutan massal,” ujarnya.

Baca Juga: Suara-suara Lantang Sopir Angkot di Bogor Hanya akan Jadi Kenangan

Sedangkan untuk rute di Gresik, lanjut Hufan ada enam titik halte yang disediakan. Yakni halte terminal Bunder, Pemerintah Daerah (Pemda), Unmuh, RS Semen, Sentilang dan Gejos.

Untuk sekali jalan, penumpang dikenakan tarif sebesar Rp5 ribu, dengan kapasitas 36 seat dengan 20 bus medium yang sudah disiapkan.

Baca Juga: Dinas Perhubungan Kota Bogor Akan Melatih Sopir-Sopir Angkot

“Rencana ada enam titik halte di Gresik yang akan dilewati. Kenapa? ini juga untuk membangkitkan angkutan kota (angkot) dengan mengambilan penumpang di halte tersebut. Untuk tarif busnya nanti sebesar Rp5 ribu sekali jalan,” kata Hufan.

Nantinya, penumpang bus yang akan turun di halte-halte. Kemudian bisa naik Lyn angkot menuju tempat tujuan masing-masing. Sehingga bisa menghidupkan kembali jasa angkot.

“Teknisnya, penumpang turun dari bus di halte-halte itu. Bisa langsung naik angkot tujuan penumpang yang ada di Kota Gresik,” ucapnya.

Baca Juga: Jelang PON, Pemkot Jayapura Rangkul Sopir Angkot dan Pengrajin

Sementara, Sekretaris Dishub Gresik, Muhammad Amri mengatakan untuk sosialisasi atau survey halte. Akan dimulai pada bulan Januari 2022, kemudian untuk pelaksanaanya pada bulan Juni 2022. Karena belum ada tahap lelang dan kemungkinan bulan Februari hingga Maret 2022.

“Kita survey dulu Januari 2022 nanti. Tapi untuk pelaksanaan dan operasional angkutan umum ini pada bulan Juni 2022,” katanya, Rabu (8/12/2021).

Baca Juga: Lirik Lagu Ketaman Asmoro, Single Baru Yeni Inka

Lebih lanjut, Ia menjelaskan, adanya sinergi dari tiga kabupaten ini diharapkan bisa semakin menjadi harmonis.

Juga Pemda semakin peduli dengan adanya transportasi umum untuk kemajuan ekonomi dan komitmen untuk memajukan transportasi umum.

“Kami berharap sinergi 3 kabupaten ini untuk kemajuan transportasi di Jatim dan untuk mengurangi kecelakaan berlalu lintas di jalan,”ungkap Amri. (fan/ark)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed