Rabu, Januari 19, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsJatimRatusan Santri dari Kediri dan Tulungagung Dipulangkan Ke Trenggalek

Ratusan Santri dari Kediri dan Tulungagung Dipulangkan Ke Trenggalek

NUSADAILY.COM – TRENGGALEK – Ratusan santri dan santriwati dari pondok pesantren Lirboyo di Kediri dan pondok pesantren Ngunut di Tulungagung dipulangkan ke Trenggalek, Senin 30 Maret 2020. Pemulangan santri ke rumah masing-masing tersebut sebagai antisipasi paparan virus Corona atau Covid-19, karena dua kabupaten lokasi pondok itu kini sudah masuk dalam zona merah penyebaran virus yang pertama kali mewabah di Wuhan, China tersebut.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Saat melintasi jalur utama Kabupaten Trenggalek, seluruh rombongan bus pun diberhentikan untuk dicek data dan kesehatannya di check point Terminal Durenan.

Camat Durenan Zuhdan memastikan para santri dan santriwati didata dan dicek kesehatannya sebelum pulang ke rumah masing-masing.
“Petugas mengukur suhu tubuh, memoto masing-masing santri, dan menginput data tempat mereka tinggal,” terang Zuhdan.

Hasil pemeriksaan sementara, dicek negatif ODP (Orang Dalam Pantauan). Setelah pulang ke rumah masing-masing, para santri dan santriwati diminta untuk melaporkan ke aparat desa.

“Dengan begini tim kesehatan dan tim gugus tugas penganggulangan Covid-19 bisa memonitor kondisi kesehatan para santri.,” imbuhnya.

Salah satu pendamping rombongan santri dari Ponpes Lirboyo Kediri, Mohammad Abinaji mengatakan, pemulangan para santri karena lokasi kabupaten pondok sudah masuk dalam zona merah. Semua dipulangkan kecuali santri yang daerah aslinya juga red zone seperti Jakarta. Takutnya berbahaya bagi santri.

“Pemulangan berlangsung dalam dua hari. Semua rombongan yang pulang didampingi oleh pendamping dari pondok. Hari ini (kemarin) khusus Karasidenan Kediri. Lainnya dipulangkan besok (hari ini),” ujarnya.

Sedangkan Irkham, salah satu pendamping santri dari Ponpes Ngunut menyebut, sekitar 300 santri dipulangkan ke Trenggalek. Jumlah santri di pondok itu, kata dia, sekitar 1.000 orang.

“Rencananya, para santri bakal tinggal di rumah masing-masing hingga 2,5 bulan.” tutup Irkham. (aby/top)

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Perampok di Sukun Malang Tertangkap di Taman Dayu Pandaan ##tiktokberita

♬ original sound - Nusa Daily