Senin, September 20, 2021
BerandaNewsRegionalJalankan Perpanjangan PPKM, Kabupaten Malang Kategori PPKM Level 3

Jalankan Perpanjangan PPKM, Kabupaten Malang Kategori PPKM Level 3

NUSADAILY.COM – MALANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang resmi menjalankan perpanjangan PPKM Darurat, sesuai instruksi Pemerintah Pusat. Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto menyebutkan, wilayahnya saat ini masuk dalam PPKM Level 3.

Oleh sebab itu, pihaknya terus mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan lagi proteksi kesehatan secara mandiri agar terhindar dari virus corona.

“Sekarang wilayah kita (Kabupaten Malang) masuk dalam PPKM Level 3, maka kita tetap harus waspada, kesadaran melindungi diri secara mandiri harus menjadi prioritas, ” kata Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto, Kamis (22/7/2021).

BACA JUGA: Pemkot Tangerang Gencarkan Vaksinasi – 3T di Penerapan PPKM Level 4

Masyarakat diingatkan agar tidak mengabaikan penerapan protokol kesehatan, sebab pergerakan virus varian delta ini sangat cepat.

“Tingkatkan prokes, meski kita di level 3, tidak boleh kendur menerapkan prokes. Ini penting, ” tegas Politisi PDI Perjuangan itu.

Penetapan PPKM Level 3 tersebut telah dituangkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 22 tahun 2021 yang menyebutkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Corona Virus Disease 2019 di wilayah Jawa- Bali.

Penetapan level wilayah ini juga ditekankan oleh Menteri Kesehatan dengan berpedoman kepada indikator penyesuaian upaya kesehatan masyarakat dan pembatasan sosial dalam penanggulangan pandemi COVID-19.

Sehingga, salah satu kegiatan yang dilarang dalam wilayah yang masuk katagori 3 dan 4 untuk Kabupaten/Kota Se Jawa Bali yakni Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Tatap Muka.

Selain itu, pelaksaan kegiatan pada sektor non esensial akan diberlakukan 100 persen Work From Home (WFH). Sedangkan pelaksanaan kegiatan pada sektor esensial dapat beroperasi dengan ketentuan dilakukan pembatasan.

Sementara itu, untuk supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional hingga pukul 20.00 WIB, dengan maksimal pengunjung 50 persen.

Terakhir, untuk pelaksanaan kegiatan makan-minum di tempat umum masih dilarang melayani di tempat dan hanya menerima delivery/take away. (aje/lna)

RELATED ARTICLES
- Advertisement -spot_img

popular minggu ini

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Pemkot Malang Alokasikan Dana Cukai Hasil Tembakau untuk Jaminan Kesehatan

NUSADAILY.COM - MALANG - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk program pemenuhan dan penyediaan...