Rabu, September 28, 2022
BerandaSportPerforma Honda Makin Buruk Usai MotoGP Mandalika

Performa Honda Makin Buruk Usai MotoGP Mandalika

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Performa Honda di MotoGP terpuruk akhir-akhir ini. Apalagi pebalap jagoannya, Marc Marquez, cedera akibat kecelakaan yang dialaminya. Honda mengaku setelah MotoGP Indonesia di Mandalika, performanya makin memburuk.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Sejak awal musim di Qatar, Honda hanya meraih satu podium ketika Pol Espargaro menempati urutan ketiga di MotoGP Qatar 2022, Maret lalu. Selang satu seri, tepatnya di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2022 di Sirkuit Mandalika, badai bagi Honda pecah. Ketika itu, Marquez mengalami kecelakaan fatal hingga membuatnya cedera. Sejak saat itu, Honda mengakui tidak kompetitif.

BACA JUGA: Honda Keluhkan Banyaknya Teknologi di MotoGP, Balapan Jadi Membosankan

“Kami pikir motor 2022 sangat kompetitif, tetapi pada akhirnya kami salah. Tes pertama dan balapan pertama mungkin memberi kami informasi yang tidak nyata dan karena itu kami salah memahami situasinya. Sejak Grand Prix Indonesia, segalanya berubah dari buruk menjadi lebih buruk dan kami telah mencapai titik di mana kami semua tahu apa yang terjadi,” kata Alberto Puig, manajer tim Repsol Honda seperti dikutip AS.

Puig menyebut, pihaknya tidak bisa berjuang untuk mendapatkan posisi terbaik. Honda tidak menemukan apa yang direncanakan dan diharapkan pada 2022 ini.

“Kami pikir kami memiliki beberapa masalah dengan sasis dan kami telah mencoba beberapa solusi berbeda, tetapi sampai sekarang belum ada jawaban yang lengkap”, kata Puig dilansir dari detikOto.

“Yang paling penting adalah untuk meningkatkan motor kami dan kembali ke level normal seperti yang biasa dilakukan Honda dalam kompetisi,” sambungnya.

BACA JUGA: Honda Keluhkan Banyaknya Teknologi hingga Balap MotoGP Membosankan, Bos Dorna Bilang Begini

Soal Marquez, dilaporkan kemungkinan kita akan melihatnya kembali menunggangi motor MotoGP menjelang akhir tahun. Marquez bisa saja mengikuti tes Valencia sebelum liburan musim dingin.

“Prioritasnya adalah pemulihan total dan lengkap dari lengannya. Dia memahami hal yang sama. Inilah yang kami miliki dan apa yang akan kami lakukan,” ujar Puig.(eky)

BERITA KHUSUS

Enam Poktan Tembakau Situbondo Dapat Bantuan Kendaraan Roda Tiga, Ini Daftarnya

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Enam kelompok tani (Poktan) tembakau di Kabupaten Situbondo bakal mendapat bantuan kendaraan roda tiga. Bantuan itu berasal dari Dinas Pertanian...

BERITA TERBARU

Buka Pelatihan Guru, Bupati Gresik: Era Digital Numerasi dan Literasi Penting

NUSADAILY.COM - GRESIK - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka pelatihan AdiRESy Matematika Smart Indonesia yang bekerja sama dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia...

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Performa Honda di MotoGP terpuruk akhir-akhir ini. Apalagi pebalap jagoannya, Marc Marquez, cedera akibat kecelakaan yang dialaminya. Honda mengaku setelah MotoGP Indonesia di Mandalika, performanya makin memburuk.

Sejak awal musim di Qatar, Honda hanya meraih satu podium ketika Pol Espargaro menempati urutan ketiga di MotoGP Qatar 2022, Maret lalu. Selang satu seri, tepatnya di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2022 di Sirkuit Mandalika, badai bagi Honda pecah. Ketika itu, Marquez mengalami kecelakaan fatal hingga membuatnya cedera. Sejak saat itu, Honda mengakui tidak kompetitif.

BACA JUGA: Honda Keluhkan Banyaknya Teknologi di MotoGP, Balapan Jadi Membosankan

"Kami pikir motor 2022 sangat kompetitif, tetapi pada akhirnya kami salah. Tes pertama dan balapan pertama mungkin memberi kami informasi yang tidak nyata dan karena itu kami salah memahami situasinya. Sejak Grand Prix Indonesia, segalanya berubah dari buruk menjadi lebih buruk dan kami telah mencapai titik di mana kami semua tahu apa yang terjadi," kata Alberto Puig, manajer tim Repsol Honda seperti dikutip AS.

Puig menyebut, pihaknya tidak bisa berjuang untuk mendapatkan posisi terbaik. Honda tidak menemukan apa yang direncanakan dan diharapkan pada 2022 ini.

"Kami pikir kami memiliki beberapa masalah dengan sasis dan kami telah mencoba beberapa solusi berbeda, tetapi sampai sekarang belum ada jawaban yang lengkap", kata Puig dilansir dari detikOto.

"Yang paling penting adalah untuk meningkatkan motor kami dan kembali ke level normal seperti yang biasa dilakukan Honda dalam kompetisi," sambungnya.

BACA JUGA: Honda Keluhkan Banyaknya Teknologi hingga Balap MotoGP Membosankan, Bos Dorna Bilang Begini

Soal Marquez, dilaporkan kemungkinan kita akan melihatnya kembali menunggangi motor MotoGP menjelang akhir tahun. Marquez bisa saja mengikuti tes Valencia sebelum liburan musim dingin.

"Prioritasnya adalah pemulihan total dan lengkap dari lengannya. Dia memahami hal yang sama. Inilah yang kami miliki dan apa yang akan kami lakukan," ujar Puig.(eky)