Ketua LSM GMBI Banyuwangi Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Dokter Jaga RSUD Blambangan

  • Whatsapp
Ketua GMBI Distrik Banyuwangi, Subandik (tengah baju doreng) saat Dibawa ke Polda Jatim usai Ditetapkan Tersangka
banner 468x60

NUSADAILY.COM – BANYUWANGI – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi akhirnya menetapkan seorang oknum LSM sebagai tersangka atas kasus penganiayaan terhadap dokter jaga RSUD Blambangan. Tersangka atas nama Subandik (37) merupakan Ketua LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Banyuwangi.

“Hari ini kita lakukan penegakan hukum kepada saudara Subandik dengan menangkap,” kata Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, Senin malam, 3 Juli 2020.

"
"

Baca Juga

"
"

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Subandik menjalani pemeriksaan di Mapolresta Banyuwangi kurang lebih 9 jam sejak pukul 09.30 hingga pukul 18.45 Wib. Kedatangan Subandik didampingi kuasa hukumnya beserta puluhan anggota LSM GMSBI.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Subandik langsung dibawa ke Polda Jawa Timur menggunakan mobil polisi. “Kemudian kita membawa yang bersangkutan ke Polda dalam rangka joint investigation,” kata Kapolresta Arman.

Subandik ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan bukti-bukti dan keterangan para saksi. Barang bukti yang berhasil diamankan yakni berupa satu unit handphone, APD (alat pelindung diri) korban, serta rekaman video.

“Dia diduga menganiaya seorang petugas medis. Kita sudah buktikan melalui dua alat bukti yang ada. Juga melalui penyelidikan, pemeriksaan saksi dan sebagainya. Kita simpulkan, yang bersangkutan kita tahan,” tegasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Subandik dijerat pasal 170 junto 351 dan/atau junto 214 KUHP. Karena melakukan kekerasan terhadap seorang pegawai negeri yang tengah melaksanakan tugas. Tersangka terancam 8 tahun hukuman kurungan penjara.

Bantahan Kuasa Hukum

Sementara kuasa hukum tersangka, Nanang Selamet membantah adanya penahanan badan terhadap kliennya tersebut. “Jadi perlu saya luruskan, posisi terakhir tadi, Subandik bukan dalam posisi penahanan. Tapi masih penetapan tersangka. Apakah, yang bersangkutan akan ditahan atau tidak masih mengikuti proses selanjutnya,” ujarnya.

Bahkan menurut Nanang, Subandik belum menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. “Mas Subandik ini belum diperiksa sebagai tersangka. Ketika mau diproses sebagai tersangka, beliaunya ditarik ke Polda bahwa perkara Subandi ditarik ke Polda Jatim,” tambahnya.

Dia menambahkan, sesuai dengan keterangan Subandi, tidak ada pengeroyokan terhadap dokter jaga RSUD Blambangan. “Yang disampaikan Ketua GMBI yakni mas Subandi, itu sama sekali tidak ada pengeroyokan. Dan ketika menemui dokter jaga pun dia sendirian. Jadi ada dua pendapat berbeda, mari kita hargai. Ada praduga tak bersalah,” tutupnya. (ozi/top)

Post Terkait

banner 468x60