Disparta Kota Batu Ingin Tumbuhkan Wisata Kuliner Rakyat di Desa Mojorejo

  • Whatsapp
Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As Siddiq
Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As Siddiq
banner 468x60

NUSADAILY.COM-KOTA BATU– Desa Mojorejo Kota Batu memiliki keunggulan kuliner demi menarik kunjungan wisatawan. Hanya saja peluang ini masih dimainkan oleh pelaku-pelaku usaha kuliner skala besar. Sedangkan usaha-usaha kuliner skala kecil masih kalah bersaing.

Untuk itu Dinas Pariwisata akan menggenjot wisata kuliner dari pelaku usaha-usaha skala kecil agar tak tersisih. Sentra kuliner rakyat akan disiapkan Disparta untuk menampung kelompok itu.

Kepala Disparta Kota Batu, Arief As Siddiq mengatakan, pihaknya berencana membuat kampung tematik wisata kuliner di Desa Mojorejo. Sehingga mereka juga bisa menikmati sirkulasi keuntungan dari kunjungan wisatawan. 

“Ini pelaku usaha tempat makan yang skalanya kecil tidak boleh kalah saing, harus dimaksimalkan potensi yang ada,” kata Arief.

Disparta terus menjalin komunikasi yang intensif dengan Pemdes Mojorejo untuk mewujudkan rencana itu. Sekaligus menyusun konsep penataan tempat agar bisa menarik minat kunjungan.

“Jadi setiap rumah berjejer membuka warung makan, itu pasti bagus sekali. Jadi nanti wisatawan diajak kesana untuk menikmati dan menyantap hidangan makanan yang disajikan,” katanya. 

Kepala Desa Mojorejo, Rujito mendukung wacana program yang dicetuskan Disparta. Di wilayahnya memiliki beragam usaha olahan kuliner. Seperti usaha olahan krupuk yang berada di RW 03. Di RT 01 terdapat Warung Rujak Mbok Ti yang pengunjungnya beberapa dari luar kota. 

Menurutnya perlu kajian komprehensif serta penyediaan akses pendukung agar dapat berkembang mendongkrak perekonomian masyarakat. Ia berpendapat salah satu tempat yang pas menjalankan Wisata Kuliner Merakyat berada di RW 06. 

“Karena ada beberapa nilai plus yang menjadi pendukung utama yakni Kampung Umat Beragama. Kami siap mendukung secara stimulan tetapi kalau yang utama berharapnya dari Pemkot karena yang punya program,” katanya. (wok/wan)