Kriteria Ideal Bupati ke Depan?

  • Whatsapp
Pemerhati Politik dan Kebijakan Jember, Hermanto Rohman.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – ermanto Rohman*

Setelah pendaftaran dan muncul beberapa pasangan calon bupati Jember yang akan bertarung pada pilkada ke depan, beberapa kawan dari berbagai profesi bertanya menurut pendapat saya siapa calon bupati ideal.

Baca Juga

Saya tidak mau menyebut nama dan saya hanya berani buat kriteria. Itupun bukan subyektifitas saya dan tentunya berdasar aturan formal perundang undangan terkait bupati. Saya tidak pakai rujukan kriteria popularitas biar itu ranah teman teman lembaga survey atau konsultan yang buat.

Buat saya bahwa peran bupati adalah sebagai kepala daerah penyelenggara pemerintahan daerah dan tentunya ini diatur dalam koridor ketentuan peraturan perundang undangan salah satunya adalah UU No 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah. Maka penilaian atau standart obyektif yang saya pakai adalah berdasarkan ketentuan tersebut yang mengatur tugas dan kewajiban kepala daerah (bupati) kelak seandainya sudah terpilih. Jadi logika sederhananya kita memilih bupati adalah memilih calon pemimpin kepala daerah yang mampu menjalankan tugas dan kewajiban jika kelak dipilih, bukan memilih calon populer yang tidak bisa jalankan atau potensial bermasalah dalam jalankan tugas dan kewajibannya.

Bagaiman kriterianya?

Dalam UU No 23 tahun 2014 pasal 57 dijelaskan bahwa Bupati/Kepala Daerah Kabupaten adalah salah satu unsur penyelenggara selain DPRD dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, bupati dibantu oleh perangkat daerah ( birokrasi). Bupati selaku kepala daerah mempunyai tugas salah satunya adalah pelaksanaan Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan kebijakan yang ditetapkan bersama DPRD. Dalam melaksanakan urusan tersebut bupati harus menyusun rancangan pembangunan (RPJMD/RKPD) dan rancangan kebijakan keuangan (APBD) bersama dengan DPRD melalui perda.

Selain itu bupati juga wajib memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat. Sedangkan kewajiban bupati salah satunya adalah menjaga menjaga etika dan norma dalam pelaksanaan Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah, menerapkan prinsip tata pemerintahan yang bersih dan baik serta mampu melaksanakan program strategis nasional tentunya dengan menjalin hubungan kerja dengan seluruh Instansi Vertikal di Daerah.

Jika mengacu pada beberapa tugas dan kewajiban tersebut maka bisa ditarik beberapa kriteria calon bupati sebagai kepala daerah kedepan yang ideal (mampu untuk jalankan tugas dan kewajiban) sebagai berikut : 1) Mampu menjalin hubungan kerjasama yang baik dengan unsur penyelenggara pemerintahan daerah lainnya yaitu dengan DPRD serta mampu membangun kerja yang harmonis dengan perangkat daerah atau birokrasi sebagai pihak yang membantu kepala daerah dalam menjalankan tugasnya; 2) Dalam menyelenggarakan pemerintahan harus mengutamakan kehidupan masyarakat yang tertib tentram dan demokratis serta menjaga etika moral dan norma peraturan perundang-undangan yang berlaku; 3) Mampu Menerapkan pemerintahan yang bersih dan baik (clean government); 4) Mampu menjalankan program strtegis nasional daerah yang dibangun dengan hubungan kerjasama secara vertikal yang baik baik kepada provinsi dan pusat serta kepada perangkat daerah dalam hal ini birokrasi.

Jika mengacu pada kriteria pokok tersebut kemampuan manajerial skill bupati kepada perangkat daerahnya (birokrasi ) dan kemampuan komunikasi serta kerjasama dengan lembaga lainnya sesama penyelenggara pemerintahan daerah menjadi syarat mutlak seorang bupati kedepan. Kemampuan ini menjadi modal dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik dan inovatif dalam menjalankan urusan ( wajib /pelayanan dasar, maupun pilihan ) .

Oleh karena itu bupati kedepan harus mampu membangun Komitmen dan trust yang baik , Komitmen dalam hal ini adalah tata kelola dan penyelengaraan urusan yang didasari dengan keberpihakan serta anti korupsi. Trust yang baik adalah membangun rasa kepercayaan antar penyelenggara pemerintahan daerah serta dengan perangkat birokrasinya.

Komitmen dan trust tersebut tidak sempurna jika tidak dikuatkan dengan semangat kerjasama , sinergi yang baik antar penyelenggara pemerintahan daerah, dengan swasta serta unsur stakeholders lainnya misal perguruan tinggi bahkan juga pemerintahan diatasnya provinsi maupun kementerian.

Bupati Jember kedepan juga harus Inovatif, Responsif dan adaptif. Inovatif yaitu dengan membangun kultur pemerintahan yang keluar dari zona nyaman yaitu beralih dari ritual program yang sifatnya rutin menjadi program yang sifatnya gebrakan atau terobosan tentunya didukung manajemen anggaran baik yaitu manajemen anggaran yang selama ini berbasis belanja / menghabiskan maka bergeser dengan menghasilkan. Konsep pembangunan diarahkan pada upaya membangun branding dan unggulan daerah, tentunya ini butuh kerja yang keras untuk merubah mindset birokrasinya.

Pemerintahan Jember kedepan juga harus responsif dan adaptif yaitu meletakkan pelayanan harus ramah publik terbuka,transparan dan demokratis. Pemerintahan ini harus didukung birokrasi kaya fungsi dan miskin struktur serta mengurangi kebijakan yang sifatnya sentralistik dan lebih menekankan desentralistik terutama dalam pelayanan dan tentunya didukung oleh insfrastruktur tehnologi dan informasi dan data yang handal

Bupati juga harus mampu membangun pemerintahan yang mengedepankan ketertiban keharmonisan dan mengurangi gaduh dan tentunya tetap berpegangng pada aturan perundang-undangan dan semangat kerjasama yang baik secara vertikal dan horisontal. Karena pemerintahan yang harmonis tidak gaduh itu menjadi modal dasar kelancaran berjalannya pembangunan.

Jika melihat kriteria ideal tersebut maka para pembaca bisa menilai bagaimana pemerintahan Jember kemarin berjalan dengan kekurangan dan kelebihannya. Kemudian pembaca bisa menilai siapa tentunya yang terbaik dari sekian calon yang pantas untuk di pilih. Selamat menentukan pilihannya pemilih buta adalah pemilih yang tidak didasari kriteria dan hanya keyakinan saja, sedangkan pemilih yang baik adalah pemilih yang didasari kriteria dan tentunya didukung keyakinan atas pilihannya.

*Pemerhati Politik dan Kebijakan Jember

Post Terkait

banner 468x60