Tewas Akibat Mabuk Berat, Ternyata Wanita Muda Ini Punya Suami di Penjara

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Kematian Dewi Lestari (25) wanita asal Desa Curungrejo Kecamatan Kepanjen yang tewas seminggu lalu akibat mabuk berat, menyisakan luka yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan, terlebih bagi putra semata wayangnya.

Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga, di tengah hidupnya yang semakin susah, sampai korban akhirnya menjemput ajal. Sebab diketahui, selama hidupnya korban menjadi tulang punggung keluarga. Dengan bekerja sebagai LC (Pemandu Lagu) freelance. Setelah sang suami masuk dalam bui akibat kasus penyalahgunaan Narkoba.

Baca Juga

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar membenarkan tentang kisah hidup Dewi Lestari pada saat dimintai keterangannya, hari ini, Sabtu (1/5/2021).

“Korban ini punya anak laki laki 1 orang, masih kecil, suaminya juga sedang mendekam di penjara akibat kasus penyalahgunaan Narkoba,” terang Hendri.

Dilanjutkannya, untuk menyambung hidup, korban bekerja sebagai pemandu lagu secara freelance di kawasan sini.

Korban Kecanduan Alkohol

“Mungkin sudah kecanduan alkohol, kerjanya kan pasti akrab dengan minum-minum seperti itu, apalagi freelance klo pas ada kerjaan ya minum. Kalau tidak ada pekerjaan ingin minum, makanya diduga ini menjadi penyebab korban ajak kedua temannya untuk mabuk bersama,” bebernya.

Disamping itu, proses identifikasi pada jenazah juga tak mudah sebab korban saat ditemukan dalam keadaan membusuk tetapi tak ada cairan yang keluar. Tak ada luka memar bekas benda tumpul dan tak ada cairan yang keluar dari tubuh korban.

Untuk itu, Satuan Reskrim Kriminal (Satreskrim) Polres Malang bekerjasama dengan Polsek Kepanjen dengan menggunakan alat forensik yakni mambis (pakai sidik jari)

“Jenazah ini, sudah berhari hari dibiarkan begitu saja sehingga membusuk, hampir tak dapat dikenali untuk itu kami gunakan mambis,” imbuhnya

Selanjutnya, untuk memastikannya lagi, pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Malang turut diundang oleh Polres Malang dalam proses identifikasi ini.

“Personil dari Dispendukcapil kami undang, untuk mendata apakah yang meninggal dunia ini sesuai dengan dugaan kami. Ternyata datanya sangat kuat, bahwa benar korban atas nama Dewi Lestari asal Desa Curungrejo,” tutupnya. (aje/aka)