Senin, September 20, 2021
BerandaNewsRegionalDuh!!! di Tengah Pandemi, Belasan Kades di Banyuwangi Malah Minta Motor N-Max

Duh!!! di Tengah Pandemi, Belasan Kades di Banyuwangi Malah Minta Motor N-Max

NUSADAILY.COM – BANYUWANGI – Belasan kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Kepala Desa Kabupaten Banyuwangi (Askab) mendatangi kantor DPRD Banyuwangi, Senin 5 Juli 2021.

Kedatangan mereka ini bertujuan mengadukan Pemkab Banyuwangi, yang tak kunjung memenuhi janji memberikan sepeda motor Yamaha N-Max untuk operasional kades.

Janji itu disebut-sebut merupakan janji yang disampaikan oleh Bupati Banyuwangi periode 2010-2020 Abdullah Azwar Anas, sekitar pertengahan 2020 lalu. 

“Hal itu disampaikan Pak Anas secara terbuka saat pertemuan di Gedung Olah Raga (GOR) Tawang Alun,” kata Ketua Askab Banyuwangi, Anton Sujarwo. 

Menurut Anton, motor baru sangat dibutuhkan para kepala desa untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Sebab, kendaraan operasional yang ada saat ini kondisinya sudah tidak layak. 

“Kalau ngomong soal urgensi ya memang urgent. Kendaraan kita, teman-teman kepala desa itu banyak yang sudah tidak layak karena sudah lama. Kendaraan itu untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat,” kata Anton. 

Selain menagih motor N-MAX, tambah Anton, para kepala desa juga menagih janji Pemkab Banyuwangi terkait hibah paving sepanjang seribu meter tiap desa. 

Kala Itu Pemkab Meminta Masing-Masing Desa Anggarkan Rp 25 Juta

Kala itu, pemkab meminta masing-masing desa menganggarkan dana sebesar Rp 25 juta pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun ini. 

“Fungsinya untuk dana pemasangan dan pemberian material  contohnya pasir, sementara paving berasal dari Pemkab Banyuwangi,” imbuh Kades Aliyan, Kecamatan Rogojampi ini. 

Sementara Wakil Ketua DPRD M. Ali Mahrus mengatakan, pihaknya siap meneruskan aspirasi para kades terkait hibah paving dan sepeda motor operasional tersebut. 

“Karena ini aspirasi kades, kami berkewajiban meneruskan aspirasi tersebut. Akan kami tanyakan dalam forum rapat Badan Anggaran dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) saat rapat pembahasan Perubahan APBD 2021,” kata dia.

Kendati demikian, pihaknya enggan mengomentari lebih jauh tuntutan para kades tersebut. Ia justru mencontohkan kendaraan dinas pimpinan DPRD yang semestinya harus ganti dua tahun yang lalu.

Namun karena kondisi COVID-19, pihaknya bisa memaklumi kendaraan operasional pimpinan dewan yang hingga saat ini tak juga diganti. “Kami tidak ingin mengomentari lebih jauh. Silahkan dilogikakan sendiri,” tutupnya. (ozi/aka)

RELATED ARTICLES
- Advertisement -spot_img

popular minggu ini

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Pemkot Malang Alokasikan Dana Cukai Hasil Tembakau untuk Jaminan Kesehatan

NUSADAILY.COM - MALANG - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk program pemenuhan dan penyediaan...