Senin, November 29, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMetropolitanJelang Hari Santri, Gus Jazil Minta Pemerintah Segera Realisasikan Dana Abadi Pesantren

Jelang Hari Santri, Gus Jazil Minta Pemerintah Segera Realisasikan Dana Abadi Pesantren

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid menyampaikan, menjelang peringatan Hari Santri Nasional 22 Oktober mendatang, dirinya meminta agar pemerintah segera merealisasikan Perpres yang menjadi amanat Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren yang salah satu butirnya terdapat dana Abadi Untuk Pesantren.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Legislator yang akrab disapa Gus Jazil itu menambahkan, Dana Abadi Pesantren ini bisa menjadi kado indah dari pemerintah kepada pesantren yang selama ini telah membantu pemerintah dalam pendidikan agama dan pembenahan akhlak masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan, saat dirinya mengikuti diskusi empat pilar MPR RI yang bertemakan “Evaluasi Pelaksanaan UUD NRI 1945 dalam Mencapai Cita-cita Bangsa, ” Senin (6/9/2021) di ruang Media Center MPR/DPR/DPR, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta.

BACA JUGA: F-PPP Dorong Pemerintah Alokasikan Dana Abadi Pesantren

Gus Jazil yang juga Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengapresiasi langkah pemerintah yang telah memberikan berbagai perhatian kepada pesantren.

”Namun terasa aneh bila amanat UU Pesantren masih ditunda tunda. Dengan hormat mohon ini dipercepat, insyallah berkah dan maslahat untuk Indonesia,” tuturnya.

Diketahui, sebelumnya Presiden Joko Widodo telah mengsahkan UU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren pada 15 Oktober 2019 silam. Ironisnya, hingga kini aturan turunannya berupa Peraturan Pemerintah (PP) belum juga keluar.

Menurut Gus Jazil, santri dan pesantren memiliki sejarah panjang atas lahirnya Republik ini.

”Santri punya saham seri A dalam Republik ini sehingga sudah selayaknya mendapatkan perhatian. UU Pesantren taka da artinya jika tidak ada aturan turunannya untuk pelaksanaan teknisnya,” urainya.

PKB sebagai inisiator terlahirnya UU Pesantren menyakini bahwa kehadiran UU tersebut diharapkannya mampu menjadi payung hukum serta mendorong kemajuan pondok pesantren yang menjadi basis dukungan partai yang terlahir dari rahim NU itu.

”Kehadiran UU ini diharapkan akan memajukan pesantren, tidak lagi ada diskriminasi di dunia pendidikan pesantren yang sudah jelas memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan negara kita,” kata Gus Jazil. (sir/lna)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR