Sugi Nur Masih Ditahan di Bareskrim Gara-Gara Selalu Menghina NU, Apakah Dia Kerasan di Tahanan?

  • Whatsapp
Kadiv Humas Polri Irjen Pol, Raden Prabowo Argo Yuwono.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Bareskrim Polri hingga saat ini masih menahan Sugi Nur. Beberapa hari setelah Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Cirebon Aziz Hakim melaporkan Sugi.

Baca Juga

Diketahui Aziz melaporkan Sugi Nur kepada pihak kepolisian pada tanggal 21 Oktober 2020, lantaran menurut Azis, Sugi Nur telah berkali-kali melontarkan ujaran kebencian terhadap NU.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol, Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan penahanan. Sugi Nur masih dilakukan usai pemeriksaan oleh penyidik Bareskrim.

“Iya (masih) ditahan,” ujar Argo kepada NusaDaily.com di Jakarta, Minggu 24 Oktober 2020.

Argo menjelaskan penangkapan Sugi Nur atas laporan masyarakat, terkait penghinaan terhadap Nahdlatul Ulama (NU). Dimana di antara materi ujaran kebencian meneyebutkan, ‘NU sekarang diibaratkan sebagai bis umum. Sopirnya mabuk, kondekturnya teler, kenek dan sopir ugal-ugalan, penumpang kurang ajar semua, merokok, buka aurat, buka dangdutan’.

Sementara itu, dari keteranfan Munjiat anak dari Sugi Nur, mengatakan saat penangkapan, ayahnya Gus Nur tengah beristirahat usai menyampaikan ceramah. Dalam rangka peringatan maulid Nabi Muhammad di Kedungkandang, Kota Malang.

“Saat beliau istirahat malam-malam didatangi 5 mobil kurang lebih 30 orang lah,” kata Munjiat.

Bareskrim telah menetapkan Sugi Nur sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian dan penghinaan. Usai diamankan di kediamannya di Jalan Cucak Rawun Raya Nomor 15 L Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, pada Sabtu dini hari kemarin 24 Oktober 2020.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa handphone, laptop. Dan hard disk yang dibawa bersama Sugi Nur yang usai pemeriksaan ditahan di Rutan Bareskrim.(dan/aka)