Check Point, Cara Pemkab Probolinggo Perketat Perbatasan di Musim Mudik

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – PROBOLINGGO – Musim mudik akan segera dimulai, namun wabah penyebaran Covid-19 atau virus corona baru masih menghantui. Kekhawatiran itu membuat Pemkab Probolinggo segera ambil sikap, terlebih Probolinggo diapit oleh zona merah.

Langkah memperketat pengawasan dilakukan dengan membangun tiga pos pemeriksaan (check point) pada Kamis, 2 April 2020. Lokasinya, di areal perbatasan Kabupaten Probolinggo dengan daerah lain.

Baca Juga

Lokasi pertama, di Kecamatan Tongas atau wilayah barat Kabupaten Probolinggo yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Pasuruan. 

Kedua, Kecamatan Leces wilayah selatan yang berbatasan dengan Kabupaten Lumajang. Ketiga, di Kecamatan Paiton yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Situbondo.

Pemeriksaan menggunakan protokol kesehatan, dikhususkan kepada tamu atau orang yang masuk dari luar wilayah Kabupaten Probilinggo. Tentu, langkah tersebut bagian dari pencegahan wabah virus corona.

“Saat ini pembatasan akses dengan protokol kesehatan disertai pemeriksaan warga yang hendak masuk Probolinggo menjadi perhatian penting. Tentunya untuk antisipasi wabah virus corona,”jelas Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari.

Secara teknis, setiap ada tamu dari luar akan diperiksa suhu tubuhnya. Bahkan ketika tadi dilakukan pemeriksaan melalui thermol gun, masih ada tamu dengan suhu badan diatas 37 derajat celcius.

Kedepan jika ditemukan tamu dengan kondisi suhu badan tinggi, akan dilakukan pemeriksaan menyeluruh. Termasuk tracing kontak dengan siapa saja yang bersangkutan.

Selain itu, pendirian pos pemeriksaan di perbatasan wilayah itu, juga diikuti dengan pembatasan akses masuk kawasan atau Physical Distancing, oleh masing-masing desa di Kabupaten Probolinggo.

Kawasan physical distancing itu, sepenuhnya diberikan kewenangannya pada tiap Kecamatan. Salah satu yang sudah melakukan, seperti Perumahan Griya Paiton Indah di Kecamatan Paiton.

Di Perum tersebut, physical distancing dilakukan sepanjang hari. Warga luar dilarang masuk, dan dijaga oleh security setempat.

Sampai hari ini, sebaran Covid-19 Kabupaten Probolinggo masih nihil yang positif, tetapi tercatat 197 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 4 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Dengan rincian 2 orang sembuh, 1 orang meninggal dunia dan 1 orang dalam perawatan. (ras)

Post Terkait

banner 468x60