Rabu, Januari 26, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaInternationalOmicron Merebak, Hong Kong Larang Penerbangan Transit dari 153 Negara

Omicron Merebak, Hong Kong Larang Penerbangan Transit dari 153 Negara

NUSADAILY.COM – HONG KONG – Otoritas Hong Kong mengumumkan larangan masuk untuk penumpang dari 150 negara lebih yang transit di bandaranya. Larangan ini ditetapkan saat Hong Kong tengah memperketat kontrol perjalanan demi mengendalikan penyebaran virus Corona (COVID-19) varian Omicron yang sangat menular.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA: Penggeledahan Media Hong Kong Disebut Sesuai Hukum

Seperti dilansir AFP dan Associated Press, Sabtu (15/1/2022), sama seperti daratan utama China, Hong Kong mempertahankan sejumlah langkah paling keras selama pandemi Corona, mulai dari penerapan karantina selama berminggu-minggu, menerapkan target terarah dan tes Corona massal.

Otoritas Hong Kong menetapkan peringkat terhadap negara dan wilayah lain ke dalam kategori yang didasarkan seberapa luas penularan Corona-nya. Sebanyak 153 negara, termasuk Amerika Serikat (AS) dan Inggris, masuk ke dalam Grup A yang diklasifikasikan ‘berisiko tinggi’.

Para penumpang penerbangan yang tinggal di 153 negara dalam Grup A itu wajib menjalani karantina selama 21 hari setibanya di Hong Kong.

BACA JUGA: Polisi Hong Kong Tangkap Mantan Jurnalis Apple Daily di Bandara

Dilansir dari detikcom, menurut pemberitahuan terbaru dari Bandara Hong Kong, para penumpang yang selama tiga pekan terakhir tinggal dan berada di 153 negara itu akan dilarang transit di Bandara Hong Kong mulai 16 Januari hingga 15 Februari mendatang.

Perlu diketahui bahwa kedatangan internasional dari delapan negara Grup AS, yakni Australia, Kanada, Prancis, India, Filipina, Pakistan, Inggris dan AS, telah dilarang sepenuhnya oleh otoritas Hong Kong.

BACA JUGA: Koran Pro Demokrasi Hong Kong Apple Daily Akan Tutup

Selain memberlakukan larangan transit, otoritas Hong Kong juga mengumumkan perpanjangan pembatasan social distancing. Termasuk larangan makan di restoran setelah pukul 18.00 waktu setempat. Selama dua pekan saat masa liburan Tahun Baru Imlek hingga 3 Februari mendatang.

Semua acara skala besar, seperti festival Tahun Baru Imlek yang digelar tahunan di Hong Kong, akan dibatalkan.

Larangan transit dan perpanjangan pembatasan Corona ini diumumkan saat Hong Kong berjuang menghadapi wabah varian Omicron. Dengan sebagian besar kasusnya terkait dua awak maskapai Cathay Pacific yang melanggar aturan isolasi mandiri. Dan makan di restoran serta bar sebelum dinyatakan positif Corona.

BACA JUGA: Thariq Halilintar Positif Corona Ketiga Kalinya

Dalam dua pekan terakhir, otoritas Hong Kong menerapkan lockdown terhadap banyak gedung permukiman dan menggelar tes Corona massal. Dalam upaya membasmi varian Omicron.(eky)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed