5 Makanan Khas Maulid Nabi, Sudah Incip yang Mana?

  • Whatsapp
makanan maulid nabi
ANTARA Foto Festival Kuah Beulangong Aceh. (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/ama/17.
banner 468x60

JAKARTA – Sama seperti perayaan hari besar lainnya, Maulid Nabi Muhammad yang jatuh pada hari ini, 29 Oktober 2020, pastinya dimeriahkan dengan aneka tradisi masyarakat Indonesia. Salah satunya dan yang utama adalah tradisi kuliner khasnya di berbagai daerah.

Maulid Nabi tahun ini yang jatuh di tengah pandemi, mungkin tidak diperingati semeriah tahun-tahun sebelumnya. Tapi sajian khas nan menggugah selera tentu tidak akan pernah ditinggalkan.

Baca Juga

Berikut Nusadaily.com merangkum 5 makanan khas perayaan Maulid Nabi Muhammad di beberapa daerah Indonesia, dari berbagai sumber.

Nasi Tumpeng

makanan maulid
Nasi Tumpeng.

Pasti kamu sudah tak asing lagi dengan hidangan satu ini. Tumpeng sudah jadi sajian istimewa yang melengkapi hampir setiap momen perayaan warga Indonesia. Termasuk saat Maulid Nabi.

Sajian Tumpeng pun ada beragam. Khusus saat Maulid Nabi, Tumpeng yang dibuat namanya Tumpeng Rasulan.

Nasi Tumpeng Rasulan biasanya memakai Nasi putih gurih berbumbu. Disajikan dengan berbagai lauk seperti ayam, kedelai hitam goreng, rambak hingga lalapan.

Ketupat Sumpil

makanan maulid
Ketupat Sumpil. (Mia/Genpi.id)

Masyarakat Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah punya makanan khas saat perayaan Maulid Nabi Muhammad, namanya Ketupat Sumpil.

Makanan ini berbahan dasar beras. Teksturnya mirip dengan ketupat, tapi dibungkus dengan daun bambu dan dibentuk limas segitiga.

Biasanya sumpil dimakan bersama sambal kelapa. Sumpil bisa ditemukan dalam tradisi weh-wehan atau hantaran saat peringatan Maulid Nabi Muhammad.

Dikutip dari Kompas.com, konon sumpil diperkenalkan sejak zaman Sunan Kalijaga. Bentuk limas segitiga ini juga memiliki arti sendiri. Garis segitiga ke atas menandakan hubungan antara manusia dengan Allah atau habluminallah. Sementara garis ke bawah menandakan hubungan sesama manusia atau habluminannas.

Kuah Beulangong

makanan maulid
Kuah Beulangong Aceh. (Istimewa)

Makanan satu ini asalnya dari Aceh. Masyarakat Aceh biasanya memasak Kuah Beulangong ini di berbagai perayaan, seperti kenduri, penyambutan kelahiran, pesta pernikahan, dan masih banyak lagi.

Kuah beulangong sendiri adalah kuah kari kambing yang dimasak ke dalam beulangong atau belanga yang berukuran sangat besar. Di dalamnya ada daging kambing yang dicampur dengan nangka muda. Sungguh lezat menggoda!

Nasi Kebuli khas Betawi

makanan maulid
Nasi Kebuli Khas Betawi.

Nasi Kebuli umumnya dikenal sebagai masakan khas Timur Tengah. Namun juga jadi masakan khas betawi sejak peradaban Islam mulai memasuki batavia.

Nasi kebuli juga jadi salah satu makanan yang biasa hadir di setiap peringatan Maulid Nabi atau pada acara tradisi lain di berbagai wilayah Indonesia.

Bahkan tak hanya di di Indonesia, di negara Malaysia dan beberapa kampung distrik Pahang dan Kuala Lipis juga sering menjadi menjadikan nasi kebuli sebagai makanan tradisi Maulid Nabi.

Nasi Suci Ulam Sari

makanan maulid
Nasi Suci Ulam Sari. (Maslasno)

Makanan khas Maulid Nabi satu ini asalnya dari Pacitan. Biasanya nasi yang digunakan adalah nasi uduk yang diletakkan di baskom atau tempat lainnya.

Di atas nasi tersebut kemudian ditaruh seekor yang sudah dimasak. Dalam keadaan utuh, ayam direbus lebih dahulu, kemudian dinamakan ingkung.

Dalam tradisi nasi suci ulam sari, setiap kepala keluarga mengeluarkan satu paket nasi tumpeng dan ingkung ayam. Lalu dibawa ke rumah tokoh masyarakat atau masjid di kampung tersebut.

Hidangan ini juga merupakan simbol permohonan masyarakat supaya dijauhkan dari mara bahaya dan diberkahi Tuhan.

Itu tadi 5 makanan yang kerap ditemui saat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kamu sudah pernah incip yang mana?. (lna)

Post Terkait

banner 468x60