Taksi Terbang Inovasi Revolusioner, Tapi…..

  • Whatsapp
Taksi Terbang
Ilustrasi: Salah satu bagian pada purwarupa taksi terbang Hyundai-Uber (Reuters)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Pengamat bisnis penerbangan AIAC Arista Atmadjati menilai kehadiran taksi terbang helikopter merupakan inovasi bisnis yang revolusioner.

Baca Juga: GoPay-Bluebird Sediakan Pembayaran QRIS di Taksi

Ia mengatakan ide taksi terbang untuk kepentingan komersil dari Bandara Soekarno Hatta ke sejumlah lokasi di Jabodetabek dapat dimanfaatkan sebagai sarana transportasi yang eksklusif untuk menghindari kemacetan dan mengejar kecepatan perjalanan.

“Idenya bagus sekali. Tidak ada saingan,” ujar Arista dilansir nusadaily.com dari, Senin (1/3/21).

Baca Juga: Syahrini dan Reino Barack Rayakan Ulang Tahun Pernikahan ke-2 di Jepang

Meski demikian, Ia menyampaikan sejumlah catatan di antaranya kondisi perekonomian di Tanah Air yang disebabkan pandemi COVID-19.

Kondisi perekonomian yang belum pulih akan menjadi tantangan tersendiri. Arista memprediksi layanan taksi terbang akan maju pesat di tahun 2022.

Baca Juga: Aniaya Supir Taksi Online, Bahar Smith Menolak Diperiksa Polisi

“Potensi bisnis sebenarnya ada, namun sekarang saya masih ragu. Helicity ini bisa hidup kalau kondisi ekonomi normal. Mungkin di tahun 2022 seiring pulihnya perekonomian di Indonesia,” ucapnya.

Arista menyarankan agar transportasi udara besutan PT Whitesky Aviation yang bekerja sama dengan PT Angkasa Pura II (Persero) tersebut melakukan sejumlah inovasi.

Baca Juga: Bahar Smith Menolak Diperiksa Soal Penganiayaan Sopir Taksi

Di antaranya agar pengelola memberikan layanan koneksi penerbangan langsung ke sejumlah lokasi-lokasi industri dan bisnis, destinasi wisata, hingga layanan medis.

“Misalnya penerbangan langsung kawasan industri di Cikarang, atau destinasi wisata premium di sekitar Kepulauan Seribu. Bahkan untuk keperluan darurat ke rumah sakit,” ujarnya. (ark)