Senin, September 20, 2021
BerandaNewsAkhirnya Tembok Penutup Rumah Penghafal Al-Qur'an di Makassar Dibongkar

Akhirnya Tembok Penutup Rumah Penghafal Al-Qur’an di Makassar Dibongkar

NUSADAILY.COM – MAKASSAR – Ashabul Kahfi Djamal, Ketua DPW PAN Provinsi Sulawesi Selatan, langsung mendatangi lokasi penembokan pintu belakang rumah penghafal Al-Qur’an (tahfiz), oleh Anggota DPRD, Fraksi PAN, di Makassar, Sabtu (24/7/2021).

Tembok yang menutup pintu belakang rumah penghafal Al-Qur’an (tahfiz) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) akhirnya dibongkar.

Beberapa pekerja merobohkan tembok tersebut pagi tadi sebelum anggota DPRD Pangkep, Amiruddin, yang mendirikan tembok tiba di lokasi.

“Hari ini saya datang ternyata sudah dibongkar lebih awal, saya anggap sudah selesai, akses sudah dibuka kembali,” kata Kahfi.

Setelah tembok ini dibongkar, Amiruddin akan melakukan klarifikasi atau tabayun dengan sejumlah pihak.

Kahfi mengaku sudah meminta Amiruddin membongkar tembok tersebut.

“Proses tindak lanjutnya kita klarifikasi dulu kan ini kan panjang, sebelum ada tahfiz kan sudah ada tembok itu, nanti kita klarifikasi itu, yang penting untuk kemaslahatan bersama, hari ini saya perintahkan kepada Amiruddin sebagai kader PAN untuk membuka akses jalan itu,” terangnya.

Sementara itu, perwakilan dari keluarga Amiruddin, Ahmad Akbar, juga menyampaikan permohonan maaf atas kesalahpahaman ini.

Dia menegaskan bahwa keluarganya sama sekali tidak terganggu oleh suara-suara mengaji dari para tahfiz itu.

“Bahwa Haji Amiruddin memohon maaf beribu-ribu maaf atas kesalahpahaman ini,” kata Akbar pada sejumlah wartawan di lokasi pembongkaran tembok.

“Kami tidak merasa keberatan dan tidak terganggu suara suara tahfiz sedang mengaji,” imbuhnya.

Amiruddin juga telah memberikan klarifikasinya. Dia menyebut menembok rumah bukan karena tidak senang mendengar anak-anak tahfiz sedang mengaji, tetapi karena mereka sering buang sampah di depan rumahnya.

“Saya sama sekali tidak terima itu (isu tembok rumah tahfiz karena ribut mengaji), hanya saya ini hanya sampahnya ini yang saya keberatan,” kata Amiruddin, dikutip dari detik.com.

BACA JUGA: DPW PAN Sulsel Pastikan Akan Sanksi Anggota DPRD Penembok Rumah Penghafal Al-Qur’an

Amiruddin mengatakan dirinya bahkan tidak menempati rumah tersebut.

Rumah itu hanya dipergunakan olehnya sesekali saja saat dirinya sedang berada di Makassar.

Dia bercerita adanya pintu belakang rumah tahfiz yang juga tepat di depan rumahnya. Awalnya, warga pemilik rumah meminta izin kepadanya membuat pintu agar dapat memasukkan bahan material ke dalam rumah.(han)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

AnyFlip LightBox Embed Demo

popular minggu ini

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

berita khusus

Pemkot Malang Alokasikan Dana Cukai Hasil Tembakau untuk Jaminan Kesehatan

NUSADAILY.COM - MALANG - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk program pemenuhan dan penyediaan...