Vaksinasi Kota Malang Mulai Besok, Wawali: Saya Siap 100 Persen!

  • Whatsapp
Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi jarwoko
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Proses vaksinasi tahap awal secara simbolis di Kota Malang akan dilakukan Kamis (28/1/2021) besok. Ada sejumlah tokoh yang akan mengikuti prosesi tersebut.

Beberapa tokoh tersebut diantaranya, Wakil Wali Kota Malang, Sofyan edi Jarwoko, Waka Polresta Malang Kota AKBP Totok Mulyanto Diyono, Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika, influencer Gilang Widya Pramana (JUragan 99), tokoh agama, perwakilan masyarakat, perwakilan kelompok disabilitas hingga tenaga kesehatan dan dokter.

Menjelang proses vaksinasi besok, Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko melakukan berbagai persiapan. “Kalau minum vitamin, madu dan olahraga, masih rutin dilakukan, tetap beraktivitas biasa saja. Saya sudah sampaikan ke keluarga kalau akan di vaksin, 100 persen siap,” terang dia ketika ditemui di Balai Kota Malang, Rabu (27/1/2021).

Pelaksanaan vaksinasi tersebut akan dilakukan dalam dua tahap, setelah tahap pertama selesai, akan dilanjutkan tahap kedua dalam jangka waktu 14 hari setelahnya. “Vaksin merupakan ikhtiar yang bisa dilakukan sebagai salah satu bentuk pencegahan, agar masyarakat tidak terpapar. Itu yang harus dibangun,” kata dia.

Menurut pria yang akrab disapa Bung Edi itu, agar proses vaksinasi berjalan sesuai rencana dan ekonomi segera pulih, perlu adanya dukungan dari masyarakat.

“Perlu adanya keyakinan masyarakat agar berjalan sesuai dengan rencana. Proses vaksinasi diawali dengan Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah), tokoh agama, tokoh masyarakat hingga influencer agar terbangun keyakinan itu, agar kondisi kembali normal dan perekonomian kembali pulih,” pungkas dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, proses vaksinasi tahap awal di Kota Malang secara simbolis dijadwalkan akan dilaksanakan Kamis (28/1/2021) mendatang di Mini Block Office. Jadwal pelaksanaan vaksinasi tersebut lebih awal dari yang semula dijadwalkan pada bulan Februari 2021.

Dalam prosesi tersebut, ada beberapa tambahan orang yang diusulkan. Selain 10 orang yang pejabat, tokoh agama dan influencer, ada tambahan tiga orang lainnya.

“Untuk proses (vaksinasi tahap awal) simbolis, ada tambahan tiga orang, yakni tenaga kesehatan dari PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia), perwakilan dari persatuan gizi dan perwakilan dari difabel tuna netra,” terang Wali Kota Malang, Sutiaji, Selasa (26/1/2021).

setelah proses vaksinasi secara simbolis selesai, pihaknya masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari pemerintah pusat untuk pelaksanaan vaksinasi tahap pertama terhadap tenaga kesehatan yang menjadi prioritas.

“Kami masih menunggu petunjuk dari pusat. Permintaannya sesegera mungkin, targetnya hingga 2022. Tapi, kalau bisa, tahun 2021 clear dan jangan sampai akhir tahun. Diupayakan sebelum bulan September selesai (proses vaksinasi),” jelas dia.

Saat ini, jumlah dosis vaksin tahap pertama yang datang disesuaikan dengan jumlah tenaga kesehatan yang terverifikasi, yakni sebanyak 10.240. Terakhir, data yang terupadate, ada 13.615 tenaga kesehatan yang akan mendapatkan vaksinasi tahap awal.

Sebelumnya, sebanyak 81 fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) disiapkan untuk lokasi vaksinasi. Diantaranya, yakni Puskesmas, Rumah Sakit (RS) hingga klinik. Pada masing-masing puskesmas, mulanya ada dua vaksinator yang disiapkan. Namun, kali ini ditambah tiga orang. Sehingga, jumlahnya menjadi lima orang vaksinator. (nda/kal)