Terminal Bungurasih Hanya Berangkatkan 150 Penumpang Sehari

  • Whatsapp
Suasana terminal Purabaya atau Bungurasih nampak sepi sebagai imbas larangan mudik
Suasana terminal Purabaya atau Bungurasih nampak sepi sebagai imbas larangan mudik
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SIDOARJO – Usai pemberlakuan larangan mudik dan pembatasan jalur transportasi darat langsung berdampak drastis terhadap jumlah pengunjung Terminal Purabaya  (Bungurasih) Surabaya. Bus yang beroperasi pun tidak seperti hari biasanya, hanya bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang memiliki stiker dari Kementerian Perhubungan atau Dinas Perhubungan Provinsi Jatim beroperasi.

“Kondisinya sekarang sangat sepi, dari tadi pagi hanya ada sekitar 50 penumpang saja, dan bus banyak balik ke garasi, karena tidak ada penumpang,” kata Kaunit Terminal Purabaya Imam Hidayat saat dikonfirmasi Nusadaily.com, Jumat (7/5/2021).

Baca Juga

Imam menambahkan, hari sebelum larangan mudik, penumpang di terminal Purabaya bisa mencapai tujuh ribu hingga 10 ribu setiap hari. Untuk melakukan perjalanan, pengunjung harus membawa surat keterangan. 

“Penumpang yang naik harus disertai dengan surat keterangan sehat meliputi rapid test atau tes genose dsb, yang kedua dilengkapi dengan surat ijin perjalanan dari perusahaan (non pemerintahan)/surat ijin perjalanan dinas bagi ASN,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Kaunit Terminal Purabaya mengatakan jika hingga sore hari tadi kendaraan bus yang beroperasi di wilayah Terminal Purabaya hanya sekitar 15 unit saja dari berbagai Perusahaan Otobus (PO).

“Bus Antara Kota Antar Provinsi (AKAP) tadi sebenarnya terpantau masuk ada sekitar 25 unit namun semua kembali karena sepi penumpang,” pungkasnya (ful/wan)