Terlilit Hutang, Wanita di Ngawi Nekat Curi Motor

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – NGAWI – Adalah SM wanita berusia 32 tahun warga Desa Rejuno, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, nekat mencuri sepeda motor yang di pinggir jalan sawah di Desa Sumberbening, Kecamatan Bringin. Aksinya nekatnya tersebut karena dirinya terlilit hutang sebesar tiga juta rupiah.

Dikatakan AKP I Gusti Agung Ananta Pratama Kasatreskrim Polres Ngawi, sebelumnya pihaknya mendapatkan laporan dari warga yang alami kehilangan kendaraan saat di parkir di sawah. Atas laporan tersebut kemudian melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Kurang dari 24 jam pelaku yang ternyata seorang perempuan berhasil di amankan dan kita lakukan pemeriksaan.

“Kepada kami pelaku mengakui Sepeda motor tersebut pelaku ambil tanpa izin dari pemiliknya,” katanya, Sabtu (05/06/2021).

Modus operandinya, lanjutnya, ketika pelaku berjalan kaki di lokasi kejadian, dirinya melihat sepeda motor yang terparkir di pinggir jalan dengan kunci masih menacap di sepeda motor tersebut. Kemudian merasa keadaan disekelilingnya sepi aman tersangka membawanya kabur.

“Sepeda motor yang dicuri tersebut milik Suwito. Sebelumnya diparkir di jalan dengan posisi kunci kontak masih menempel. Usai parkir, pemilik menuju sawah dengan jarak kurang lebih 100 meter, dari lokasi sepeda motor berada,” jelas Kasat.

Lebih lanjut, selang beberapa lama korban berniat untuk pulang namun pada saat sesampai di lokasi dia memarkir sepeda motor, korban tidak mendapati sepeda motor miliknya sudah tidak ada. Merasa jadi korban pencurian kemudian melaporkan ke Polisi.

“Akhirnya pelaku berhasil kita amankan beserta barang bukti 1 (satu) Unit Sepeda Motor Honda Supra X 125 warna hitam berikut kunci dan STNK, 2 (dua) buah plat nomor AE 4943 LT,” terang AKP I Gusti Agung Ananta Pratama.

Untuk mempertangungjawabkan perbuatannya, polisi mejerat pelaku dengan Pasal 362 KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan atau denda paling banyak Rp. 9000.000,- (sembilan ratus ribu rupiah).

“Kami menghimbau kepada warga masyarakat Ngawi, agar tidak meninggalkan sepeda motor atau kendaraannya dalam keadaan kunci kontak masih menempel di kendaraan, karena bisa mengudang niat dari pelaku tindak kejahatan,” pungkasnya. (nto/kal)