Program Pemulihan Ekonomi, Kemenparekraf Sasar 13 Desa Wisata di Kota Batu

  • Whatsapp
Staf Ahli Bidang Pengembangan Usaha Kemenparekraf, Dadang Rizki Ratman(ketiga dari kiri) menyerahkan bantuan sarpras secara simbolis kepada pengelola Lumbung Stroberi.
banner 468x60

NUSADAILY.COM -KOTA BATU- Kemenparekraf melalui Dinas Pariwisata Kota Batu menyalurkan program prioritas pemulihan ekonomi berupa sarpras dan pelatihan SDM pelaku desa wisata.

Baca Juga

Penyaluran dilakukan di Lumbung Stroberi yang dikelola BUMDes Pandanrejo, Kota Batu (Rabu, 21/10). Staf Ahli Bidang Pengembangan Usaha Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dadang Rizki Ratman hadir langsung dalam acara tersebut.

Dadang mengatakan, secara bertahap dan berkelanjutan akan memberikan pelatihan dan sarpras untuk seluruh kabupaten/kota. Terutama daerah yang menjadi prioritas destinasi wisata.

Seperti fasilitas bantuan yang diberikan kepada pelaku pariwisata di Kota Batu. Bantuan yang diberikan berupa hand sanitizer, sapu, tempat sampah, masker kain hingga face shield. Agar desa wisata bisa mempertahankan kebersihan area, sehat, aman dan berkelanjutan.

“Dengan adanya bantuan kami harap pelaku wisata bisa menjaga kebersihan dan menerapkan protokol kesehatan di destinasi wisatanya. Dengan begitu tidak ada keraguan bagi wisatawan untuk datang di tengah pandemi Covid-19,” terang Dadang.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As Siddiq mengatakan, bantuan kali ini merupakan perhatian dari pemerintah pusat mendorong eksistensi desa wisata.

Arief menuturkan, Kota Batu memiliki desa wisata dengan daya tarik memukau. Dengan bantuan sarpras dan bantuan pelatihan SDM bagi pelaku desa wisata diharap jadi pemicu untuk mereka menjaga kebersihan destinasi wisata yang dimilikinya.

“Pelaku wisata juga diberi pelatihan langsung. Mulai dari pelatihan tentang manajemen pengelolaan desa wisata 50 pelaku wisata. Juga disampakkan materi branding tentang protokol kesehatan,” timpal Arief.

Program ini akan diterapkan pada 13 desa wisata di Kota Batu pada tahun 2020 ini. Sehingga bisa berkelanjutan untuk memulihkan dan meningkatkan perekonomian.

“Ini gotong royong antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar perekonomian kembali pulih dan mencapai target kunjungan 3 juta wisatawan,” pungkasnya.(wok/aka)

Post Terkait

banner 468x60