Mengapa Wilayah Tinggal Keluarga Pejabat Bondowoso yang Jadi Kampung Tangguh?

  • Whatsapp
Sosialisasi tentang pencegahan COVID-19 di Kelurahan Nangkaan. (nusadaily.com/Sutrisno)

NUSADAILY.COM – BONDOWOSO – Kepala Kepolisian Resor Bondowoso Ajun Komisaris Besar Polisi Erick Frendiz mendirikan kampung tangguh yang ditujukan mencegah penyebaran wabah COVID-19.

Sementara satu kawasan yang ditetapkan, yakni Kelurahan Nangkaan, Kecamatan Kota Bondowoso.

Bacaan Lainnya

Sebab, wilayah itu merupakan domisili seorang kepala dinas yang sebanyak 5 anggota keluarganya terpapar corona. Belakangan, 2 orang telah berhasil sembuh.

“Menindaklanjuti Kapolda Jawa Timur yaitu dengan pembentukan Kampung Tangguh. Di Bondowoso kita sudah membentuk, pertama di Kelurahan Nangkaan ini,” jelas Erick.

Kampung tangguh hanya istilah yang digunakan kepada wilayah yang berlaku ketat penerapan protokol kesehatan dalam masa pandemik COVID-19.

Seperti yang diuraikan Erick kepada nusadaily.com, bahwa di kelurahan Nangkaan diantaranya ada kawasan khusus physical distancing.

“Di gang Masjid RT 01/ RW 01, Perumahan Rinjani serta Perumahan Bondowoso Indah,” sebutnya.

Selain itu, juga disiapkan ruangan karantina yang memanfaatkan gedung Sekolah Dasar Negeri Nangkaan 01.

“Pihak sekolah telah menyiapkan sebanyak dua ruang kelas untuk digunakan sebagai tempat karantina. Termasuk juga toiletnya juga disiapkan,” katanya.

Bahkan, disediakan lumbung pangan, yang berlokasi di jalan Brigpol Sudarlan. Bahan-bahan dalam lumbung dikumpulkan secara swadaya oleh warga sekitar.

Terdapat portal penjagaan di setiap akses keluar – masuk kelurahan Nangkaan. Setiap warga wajib mematuhi aturan protokol kesehatan, termasuk tamu yang hendak berkunjung.

“Apabila warga lain, yang bukan warga disitu, nanti akan dijelaskan bagaimana tata tertib yang ada,” papar Erick.

Erick bersama Gugus Tugas COVID-19 Bondowoso telah melakukan sosialisasi kepada warga sekitar, terkait ketentuan kampung tangguh. (sut)