Kunjungi Kota Malang, Menkes Santuni Pahlawan Covid-19

  • Whatsapp
Menkes Terawan saat berkunjung ke Poltekkes Kemenkes Malang. (foto: istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Menterk Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mendatangi Kota Malang, Jumat (7/8). Ia mendatangi Poltekkes Kemenkes untuk memberikan santunan kepada para tenaga kesehatan yang gugur selama menjalankan tugas.

"
"

Baca Juga

"
"

Suasana Aula Poltekkes mendadak penuh haru. Keluarga pahlawan covid-19 yang berasal dari Jawa Timur itu mendadak berlinang airmata, mengenang keluarganya yang gugur dalam bertugas.

Pada kesempatan tersebut, Terawan menjelaskan, bantuan tersebut diberikan oleh Presiden RI Koko Widodo kepada ahli waris atau keluarga tenaga medis yang gugur. Jumlah bantuan yang diberikan senilai Rp 300 juta per orang.

“Ada 22 keluarga yang kami beri bantuan. Kami juga ikut merasakan kepedihannya, karena itu Bapak Presiden sangat memperhatikan dan meminta saya selaku Menteri Kesehatan memberikan secara langsung santunan itu kepada ahli warisnya,” terang dia.

Selain santunan, Terawan juga memberikan tanda penghargaan bagi tenaga kesehatan yang telah berjuang untuk memberikan perawatan terhadap pasien covid-19.

“Utamanya untuk mereka para tenaga kesehatan yang telah memberikan dedikasi dan pengorbanan dalam menangani Covid-19,” papar dia.

Dia berharap, dengan adanya bantuan tersebut bisa memberikan manfaat kepada keluarga maupun ahli waris. “Kami berharap, semoga bantuan ini bermanfaat bagi keluarga maupun ahli waris pahlawan yang telah gugur. Kami mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya,” imbuh dia.

Beri insentif kepada tenaga kesehatan

Selain santunan, Kemenkes juga memberikan insentif terhadap tenaga kesehatan yang ada di delapan Rumah Sakit (RS) rujukan se-Jawa Timur.

“Mudah-mudahan bisa bermanfaat dan memberi semangat tenaga medis untuk terus memberikan perawatan terhadap pasien covid-19,” kata dia.

Pada kesempatan tersebut, Terawan juga mengimbau masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menekan penyebaran covid-19.

“Gunakan masker, cuci tangan menggunakan sabun dan terapkan physical distancing,” pungkas dia.

Sementara itu, Direktur Utama RS Husada Utama Surabaya, dr didi d dewanto SpOg
mengungkapkan insentif yang diberikan oleh tenaga kesehatan sebenarnya sudah diterima sejak bulan Maret 2020 lalu. Hari ini, hanya penyerahan secara simbolis saja.

“Jumlahnya bervariasi, untuk perawat maksimal Rp 7,5 juta dan dokter spesialis maksimal Rp 15 juta. Teegantung dari masa kerja dan intensitas dalam menangani covid-19,” kata dia.

Dia menambahkan, bantuan tersebut sudah diserahkan kepada 230 orang tenaga medis yang ada di rumah sakit tersebut.

“Sudah kami berikan. Mudah-mudahan, pandemi ini segera berlalu,” pungkas dia.(nda/aka)

Post Terkait

banner 468x60