Jaring Pendapat Masyarakat, Ning Ita Lakukan Survei Kajian Kelayakan Pembentukan BUMD Baru

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Guna meningkatkan kesejahteraan warga Kota Mojokerto, Pemerintah Kota Mojokerto berencana membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) baru, yaitu BUMD Aneka Usaha. Usaha ini diawali dengan bekerja sama Pusat Pengembangan Otonomi Daerah (PPOTODA) Universitas Brawijaya.

Pembentukan BUMD Aneka Usaha juga merupakan tidak lanjut dari misi keempat program pembangunan Ning Ita-Cak Rizal, yaitu mewujudkan ekonomi daerah yang mandiri, berdaya saing, berkeadilan dan berbasis pada ekonomi kerakyatan melalui peningkatan fasilitas pembangunan infrastruktur daerah.

Baca Juga

BUMD baru ini akan bergerak dalam bidang perdagangan dan jasa. Ning Ita menyampaikan tujuan dibentuknya BUMD Aneka Usaha adalah untuk mengoptimalkan pengelolaan aset yang ada di Kota Mojokerto.

“Sebentar lagi akan dibangun Sky Walk, Rest Area, wisata susur sungai pemandian Sekar Sari, kalau aset-aset tersebut dikelola oleh OPD hasilnya kurang optimal,” tutur Ning Ita dikutip Nusadaily.com Sabtu, 27 Juni 2020.

Lebih lanjut Ning Ita menyampaikan Kota Mojokerto tidak memiliki sumber daya alam, sehingga dibutuhkan lembaga berfungsi untuk mengamankan distribusi dan ketersediaan pangan yang bisa terlibat secara langsung. Karena selama ini intervensi pemerintah hanya bisa melakukan operasi pasar untuk mengontrol harga bahan pangan.

“Tujuan ketiga adalah BUMD Aneka Usaha sebagai sumber PAD bagi Kota Mojokerto. Karena tidak mungkin hanya mengandalkan transfer dana dari Pemerintah Pusat,” kata Ning Ita.

Dalam pembentukan BUMD yang baru Ning Ita berharap masyarakat turut serta partisipasi dalam menentukan BUMD. Seperti apa yang sesuai dengan kebutuhan warga Kota Mojokerto.

“Warga dapat berpartisipasi dengan mengisi survei dalam https://bit.ly/surveibumdmjk,” Kata Ning Ita.

Melalui link tersebut warga akan diminta menjawab beberapa pertanyaan terkait bentuk BUMD yang baru.

Dari hasil survei tersebut, Pemerintah Kota bersama tim PPOTODA akan meyimpulkan bentuk BUMD baru sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kota Mojokerto. Dengan adanya BUMD yang baru nanti diharapkan akan mampu mendongkrak PAD Kota Mojokerto. Sehingga makin tinggi PAD semakin baik pula kesejahteraan dan pembangunan di Kota Mojokerto.

“Waktu yang dibutuhkan untuk mengisi survey tidak lama, paling hanya 10 sampai 15 menit, semakin banyak warga yang mengisi survei makin banyak informasi yang akan diperoleh tim dari PPOTODA,” tambah Ning Ita.

Menutup penjelasannya Ning Ita berpesan agar warga kota Mojokerto tidak hanya mengisi survei, tetapi juga memanfaatkan jejaring sosial untuk menyebarluaskan link survey. (din/lna/adv)

Post Terkait

banner 468x60