Hendak Bikin Video, Warga Gresik Tewas Terseret Ombak Pantai Banyu Meneng Malang

  • Whatsapp
pantai malang
Korban ombak pantai Banyu Meneng, Malang. (istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Belum usai pencarian korban hilang akibat peristiwa laka air di Pantai Bengkung, Kecamatan Gedangan, Malang, petugas gabungan Tim Basarnas, SAR, BPBD, TNI/POLRI Minggu (30/5/2021) kemarin harus mengevakuasi 2 orang warga Kabupaten Gresik yang menjadi korban hempasan ombak Pantai Banyu Meneng Kecamatan Bantur, Malang.

Satu korban ditemukan meninggal dunia, yakni Nur Hakim warga Kabupaten Gresik. Sementara Moh Ali Mas’ud (32) warga jalan Kyai Sahlan 33/16, RT 015, RW 004, Desa Manyar Sidorukun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik mengalami patah kaki dan bahu sebelah kiri.

BACA JUGA: Warga Mojokerto Jadi Korban Keganasan Ombak Pantai Batu Bengkung, 2 Meninggal Dunia

“Iya tadi peristiwa itu, dari keterangan saksi bahwa rombongan sampai Pantai Banyu Meneng, Desa Bandungrejo Kecamatan Bantur pada hari Sabtu (29/5/2021) pukul 21.00 WIB dilanjutkan menginap pakai tenda,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Bambang Istiawan, Senin (31/5/2021).

Bambang membeberkan, pada Minggu (30/5/2021) sekitar pukul 10.00 WIB, korban bersama teman-temannya menyusuri pesisir pantai dari Pantai Banyu Meneng hingga masuk wilayah wisata Jembatan Panjang Tanjung Sirab (JPTS).

“Sekira pukul 11.00 WIB korban bersama satu orang temannya saudara Moh Ali Mas’ud naik Gunung Tanjung Sirab lalu 2 korban turun ke tebing untuk membuat video. Tiba-tiba mereka terhempas ombak dan terjatuh dari tebing ketinggian 15 meter dari permukaan air laut,” urai Bambang.

“Satu orang korban mampu menyelamatkan diri dan satu korban hanyut, ditemukan oleh nelayan pantai Kondang Merak dalam keadaan sudah meninggal dunia,” sambungnya.

Korban ditemukan pukul 14.36 WIB dan dievakuasi oleh Basarnas bersama potensi SAR lainnya. Kata Bambang, pada pukul 15.40 WIB, jenazah korban dievakuasi menuju ke Puskesmas Bantur dengan menggunakan mobil ambulan milik BPBD Kabupaten Malang.

“Sementara, korban luka dievakuasi ke puskesmas Bantur menggunakan Mobil ambulan Puskesmas Sitiarjo lada pukul 15.35 WIB tadi,” pungkasnya.

Tragedi Pantai Malang Selatan

Tercatat hampir tiap pekan obyek wisata Pantai di Malang Selatan menelan korban jiwa dalam kurun waktu satu bulan belakang.

Diawali pekan kedua bulan Mei 2021, peristiwa pertama terjadi pada Sabtu (15/5/2021), satu pengunjung obyek wisata Pantai Sendiki, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing wetan, Kabupaten Malang terseret ombak. Yuda (19) warga jalan Kebon Agung, Singosari, ditemukan tewas, sehari setelah kejadian.

BACA JUGA: Libur Lebaran Berwisata Ke Pantai Sendiki, 2 Remaja Tergulung Ombak Besar

Pasca peristiwa itu, kembali, Enam korban tersambar dan terseret ombak Pantai Batu Bengkung Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Rabu (26/5/2021) lalu.

Enam korban tersebut merupakan rombongan wisatawan yang berbeda, yaitu rombongan dari Kota Batu, Mojokerto Kota, dan Mahasiswa Institut KH Abdul Chalim, Kabupaten Mojokerto. Bahkan, korban hilang kini belum ditemukan atas nama Dimas Riza Nurul Hakim (21) rombongan asal kota Batu. (aje/lna)