Festival Layang-Layang Hias hingga Pemecahan Rekor Lukisan Terpanjang Meriahkan HUT ke-19 Kota Batu

  • Whatsapp
Batu Street Food salah satu rangkaian acara peringatan HUT Kota Batu di tahun 2019 lalu, yang tak bakal lagi digelar di tahun 2020 ini.
banner 468x60

NUSADAILY.COM -KOTA BATU– Tepat pada 17 Oktober, Kota Batu genap menginjak usia 19 tahun. Tak ada kegiatan perayaan yang digelar meriah oleh Pemkot Batu menyambut HUT tahun ini.

Baca Juga

Lantaran peringatan HUT ke 19 Kota Batu berada dalam masa pandemi Covid-19. Kegiatan digelar secara terbatas dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Wakil Walikota Batu, Punjul Santoso menuturkan, Pemkot Batu masih menggodok beberapa kegiatan yang akan digelar. Hasil sementara tertampung ada 13 rangkaian kegiatan.

Seperti, ziarah ke makam leluhur yang akan digelar pada malam HUT ke 19 Kota Batu pada 16 Oktober nanti. Pusara leluhur yang akan dikunjungi seperti, Makam Mbah Batu di Bumiaji. Makam Mbah Patok di Songgokerto dan Makam Mbah Mayangsari di Pesanggrahan.

Selain itu ziarah pusara mantan Wali Kota Batu pertama Imam Kabul, dan Wakil Wali Kota Batu pertama Muhammad Khudori dan mantan Ketua DPRD Kota Batu yakni H Mashuri Abdul Rochim.

Upacara Hari Jadi Kota Batu Bareng Hari Jadi Jatim

Selanjutnya, keesokan harinya (17/10), dilaksanakan Upacara Hari Jadi ke 19 Kota Batu bersama pula Peringatan Hari Jadi ke 75 Pemprov Jatim. Lalu pada pukul 10.00 dilanjutkan dengan kegiatan penanaman bibit pohon secara serentak. Gerakan ini berjuluk satu nama satu pohon yang diprakarsai DLH dan DPUPR Kota Batu.

“Fokusnya akan ditempatkan di sepanjang Jl Panglima Sudirman dan 19 titik ruas jalan di Kota Batu,” ujar Punjul.

Lalu pada hari yang sama, dilanjutkan malam harinya yakni pagelaran wayang kulit secara virtual di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota. Dengan tema Cinta Bumi atau Asmoro Bumi.

Selain itu, Festival Layang-layang Hias akan digelar Disparta Kota Batu pada 18-25 Oktober. Kegiatan ini akan ditempatkan di Sendratari, Kelurahan Sisir yang digelar setiap Sabtu dan Minggu. Bahkan pesertanya ada yang mendaftar berasal dari Tuban dengan panjang sekitar 100 meter.

“Itu nggak tahu bisa naik atau nggak layang-layangnya, tapi ini untuk memeriahkan hari jadi Kota Batu semoga menarik wisatawan,” katanya.

Peringatan HUT ke 19 Kota Batu juga akan terpatri dalam pemecahan rekor dunia melalui lukisan terpanjang berukuran 3×19 meter. Pemecahan rekor dunia ini akan melibatkan sejumlah perupa asal Kota Batu yang akan dilaksanakan di GOR Gajah Mada pada 20 Oktober nanti.

Sedangkan acara lainnya seperti Diskusi Budaya Desa dari tanggal 22 sampai 24 Oktober. Lalu terakhir pada tanggal 28 Oktober terdapat acara Kongres Kebudayaan.

“Perayaan hari jadi Kota Batu tahun 2020 ini memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena adanya pandemi Covid-19. Kalau sebelumnya ada foodtruck, sekarang tidak ada. Kami berharapnya acara tetap menarik dan bisa mengundang wisatawan,” katanya.(wok/adv/aka)

Post Terkait

banner 468x60