DPRD Jember Segera Nyatakan Pendapat Terkait Pelanggaran Berat Bupati

  • Whatsapp
DPRD Jember
Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi. Foto: Sutrisno/nusadaily.com
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JEMBER- DPRD Jember segera nyatakan pendapat soal pelanggaran berat Bupati Jember. Ya, tekanan ekstra sepertinya bakal terus menerpa Bupati Jember Faida. Menyusul usai kesimpulan hasil pemeriksaan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, bahwa Faida melakukan pelanggaran berat.

“Segera rapat pimpinan, dan rapat Banmus untuk menjadwalkan (dimulainya proses hak menyatakan pendapat),” terang Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi ke nusadaily.com Selasa, 30 Juni 2020.

Baca Juga

Sebelumnya, pelanggaran berat dibeber oleh Kepala Inspektorat Jawa Timur Helmy Perdana Putra. Ini sebagai akibat kebijakan Faida di internal birokrasi maupun dampaknya yang membuat pembahasan APBD Jember 2020 terhenti.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Heru Tjahjono juga tengah mempelajari hasil pemeriksaan. Nanti sebagai bahan rekomendasi kepada Menteri Dalam Negeri untuk menjatuhkan sanksi.

Sedangkan, menurut Itqon, hak menyatakan pendapat DPRD merupakan kelanjutan dari hak interpelasi dan hak angket merespon pelanggaran berat bupati.

Langkah awal terbilang matang. Sebanyak 11 partai pemilik kursi di parlemen seluruhnya sepakat jika DPRD menggulirkan hak menyatakan pendapat.

“Betul, para pimpinan partai sangat mendukung dan minta fokus pada hal yang diduga melanggar sumpah jabatan,” jelas Itqon kepada induk imperiumdaily.com ini.

Persetujuan 11 partai itu juga tidak lepas dari penjelasan detail DPRD tentang pokok masalah. Hingga bertemu langsung dengan Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti dan Mendagri Tito Karnavian.

“Kami sudah melaporkan progress report terkait forum mediasi DPD yang mempertemukan dengan Mendagri. Maupun perkembangan dinamika satu dua hari belakangan,” urai Itqon.

Seperti diberitakan, Jember mencatatkan rekor keterlambatan APBD selama 4 tahun berturut-turut. Saat ini paling parah kondisinya, karena hingga pertengahan tahun 2020 pembahasan APBD masih terhenti.(sut/cak)

Post Terkait

banner 468x60