Alat Swab Test Antigen di Pusat Perbelanjaan Kota Malang Masih Tentatif

  • Whatsapp
swab malang
Ilustrasi swab test antigen. (Amanda Egatya/nusadaily.com)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Belum lama ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berencana akan menyediakan alat swab antigen di sejumlah pusat perbelanjaan. Hal ini dilakukan sebagai salah satu antisipasi penyebaran Covid-19.

Namun, rencana tersebut sepertinya masih tentatif. Sebab, saat ini, ketersediaan alat masih terbatas. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, Jumat (7/5/2021).

Baca Juga

BACA JUGA: Pemkot Malang Sediakan Alat Tes Antigen di Pusat Perbelanjaan

“Untuk mal, pusat perbelanjaaan dan tempat lain masih tentatif, tergantung persediaannya,” terang dia.

Diketahui, hingga kemarin, Kamis (6/5/2021), saat Satpol PP dan tim gabungan melakukan sidak di sejumlah mal di kawasan Alun-Alun Kota Malang, masih belum tampak adanya alat swab antigen.

Terkait kesediaan alat tes antigen di pusat perbelanjaan, pihaknya masih menunggu petunjuk lebih lanjut.

“Masih belum, kami menunggu perintah dari pimpinan,” kata Kepala Seksi Operasi Satpol PP Kota Malang, Antonio Viera.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebagai salah satu bentuk kewaspadaan, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan menyediakan alat tes antigen di pusat perbelanjaan.

“Tindakan-tindakan preventif akan dilakukan, testing juga akan dilakukan. Saya nanti minta Kadinkes (Kepala Dinas Kesehatan) untuk melakukan tes antigen di pusat perbelanjaan, sebagai kontrol,” jelas Wali Kota Malang, Sutiaji.

Terkait jumlah alat yang tersedia, pihaknya masih akan melakukan persiapan.

“Saya masih nunggu kesiapan alatnya dari Dinkes (Dinas Kesehatan). Saya sudah minta perbanyak testingnya. Kami terus perkuat testing, tracing dan treatment,” kata pria berkacamata ini.

Sutiaji menambahkan, salah satu upaya untuk melakukan antisipasi adalah dengan penguatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro.

BACA JUGA: Pemkot Malang Siapkan 3.000 Swab Antigen Untuk Antisipasi Pemudik

“Sebab, orang belanja kan mesti balik ke rumah. Jadi, harus ada pengetatan dari rumah,” papar dia.

Caranya, kata Sutiaji, yakni drngan melakukan testing terhadap orang-orang yang memiliki gejala.

“Ketika ada yang bergejala, harus segera lapor kepada RT/RW agar dilaporkan ke Puskesmas terdekat. Sehingga, segera dilakukan testing,” pungkas dia.(nda/lna)