Syarief Hasan: Di Bulan Suci Perbanyak Dekat dengan Anak Yatim

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – BOGOR – Wakil Ketua MPR Dr. H. Sjarifuddin Hasan, SE, MM, MBA mengungkapkan bahwa bulan Ramadan adalah waktu yang mulia buat umat Islam di seluruh dunia termasuk Indonesia. Di bulan suci ini, banyak berkah dan kebaikan yang dicurahkan Allah SWT. Untuk itu, perbanyaklah amal ibadah dan berbuat baik karena pahalanya akan dilipatgandakan.

Salah satu amal yang tepat di bulan suci ini, lanjut Syarief Hasan, yakni bersilaturahmi dan bersedekah kepada anak-anak yatim. Sebab anak yatim sangat dekat dengan Rasulullah. Memuliakan anak yatim sama artinya dengan memuliakan Nabi Muhammad SAW.

Hal tersebut disampaikan Pimpinan MPR dari Partai Demokrat ini, saat menghadiri acara Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim, di Desa Tegallega, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (17/4/2021). Hadir dalam acara tersebut Pimpinan DPC, kader Partai Demokrat Kota Bogor, tokoh agama, tokoh masyarakat dan anak-anak yatim sekitar sebagai peserta.

“Intinya, kami melakukan kegiatan bukber dan sedekah ini bertujuan untuk berbagi dengan sesama. Sebab, dalam menjalani kehidupan ini kita harus berharap pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa, sedekah ini adalah jembatan untuk mendapatkan itu. Ini penting, apalagi kami warga Demokrat beberapa waktu lalu mendapatkan ujian berat soal KLB dan Alhamdulillah ujian itu berhasil kita lalui dengan sabar dan berkat Rahmat Allah SWT. Sedekah ini juga wujud syukur kita,” katanya.

Dalam acara bukber itu, Syarief Hasan tidak lupa mengajak para anak yatim untuk berdoa demi keselamatan bangsa dan negara. “Seperti kita ketahui pandemi Covid-19 yang melanda bangsa satu tahun lebih ini, telah banyak menyengsarakan rakyat. Kita semua berharap dengan bantuan doa para anak yatim, Allah berkenan segera menghilangkan pandemi,” tambahnya.

Syarief Hasan juga meminta doa agar Partai Demokrat tetap Istikamah mengawal pemerintah dari luar. Sebab, keberadaan kekuatan politik di luar pemerintah sangat dibutuhkan. Bukan bertujuan untuk mengganggu, tapi membantu mengingatkan agar kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah tetap dalam koridor untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat.

“Demokrat sendiri pernah menjadi the ruling party, jadi kami paham apa yang diperlukan dan tidak diperlukan rakyat. Pengalaman itu kami jadikan sarana untuk mengawal dan mengingatkan pemerintah,” tegasnya.

Di sesi akhir sebelum acara simbolis penyerahan santunan, Syarief Hasan mendorong para anak yatim untuk terus semangat dalam beribadah dan belajar. “Kesempatan, hak, kewajiban kalian sama dengan anak-anak lainnya di seluruh Indonesia. Untuk itu jangan patah semangat apalagi di masa pandemi ini, terus berjuang dan bekerja keras demi masa depan, saya yakin kalian bisa jika tekun dan fokus,” pungkasnya.(*/aka)