Parpol Enggan Memberi Rekom, Faida Tuding Rekom Parpol harganya Puluhan Milliar

  • Whatsapp
Faida Tuding Rekom Parpol harganya Puluhan Milliar
banner 468x60

NUSADAILY.COM– JEMBER– Aneh bin ajaib dan tak habis pikir, mungkin kata itu yang pas untuk mewakili kegalauan para petinggi Partai Politik di Kabupaten Jember.

Bagaimana tidak galau bahkan berang, Cabup petahana, Faida, yang saat ini maju sebagai cabup dari jalur perseorangan, karena tak satupun parpol memberikan rekomnya buat Faida, justru menuding harga Rekomendasi Parpol di banderol puluhan milliar.

Baca Juga

Pernyataan tersebut dikatakan Faida, saat menjadi pembicara dalam webinar dengan lembaga riset Cakra Wikara Indonesia tanggal 25 Agustus 2020 lalu.

“Kalau dalam pilkada itu mencari rekomendasi saja perlu uang bermiliar-miliar. Sementara gaji bupati rata-rata Rp6 juta, kalau ada insentif dan lain-lainnya.

BACA JUGA:MA Algojo Dosa-Dosa Bupati Jember Faida

 Dengan biaya puluhan miliar, saya pastikan sulit untuk menjadi pemimpin yang tegak lurus,” katanya kala itu.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPC PDIP Jember Tabroni menantang Bupati Jember Faida membuktikan ucapan tentang uang miliaran rupiah untuk mendapatkan rekom pencalonan dari partai politik.

Bahkan, Tabroni dengan tegas berani menuding Faida telah berbohong dalam perkataan, karena berbeda dengan kenyataan sesungguhnya.

 “Kalau untuk rekom keluar uang bermiliar-miliar buktikan ke siapa? Itu kebohongan publik. Karena, tahun 2015 PDI Perjuangan mengeluarkan rekom kepada Faida tanpa ada mahar satu rupiah pun,” tegasnya kepada wartawan, Senin 7 September 2020.

Tabroni bicara demikian sekaligus sebagai kesaksiannya menjadi Ketua Tim Pemenangan Faida – KH Abdul Muqit Arief saat Pilkada tahun 2015. Saat itu juga Tabroni juga merangkap posisi Ketua DPC PDIP Jember.

Menurutnya, alih-alih Faida merogoh dompetnya, justru PDI-P yang membantu pembiayaan untuk pemenangan Pilkada lima tahun silam.

Sumbangan uang juga berasal dari DPP PDI-P beserta iuran para kader partai yang menjadi anggota DPRD di sejumlah daerah tetangga.

“DPP PDI Perjuangan mengeluarkan uang. Bahkan, Fraksi-fraksi yang ada di Jember, Lumajang, Bondowoso, Probolinggo kesini semua untuk mensupport memberikan uangnya,”

Tabroni merasa tidak habis pikir jika sekarang Faida berkata tidak jujur dan cenderung mendiskreditkan partai politik yang pernah berjasa mengantarkan ke posisi sebagai Bupati Jember.

BACA JUGA:Keluar dari Kejaksaan, Faida Membisu Seribu Bahasa

Nasehatnya pada Faida bahwa pencapaian yang bersangkutan bukan lantaran diri sendiri, melainkan lebih karena sumbangsih dan peran banyak pihak.

“Pernyataannya ke publik tidak sesuai kenyataan. Kita tidak menginginkan pemimpin berbohong. Masyarakat harus pandai-pandai melihat dan mendengar,” pungkas Tabroni.(sut/han)

Post Terkait

banner 468x60