Bawaslu Pantau Ketat Protokol Kesehatan Masa Kampanye Pilwali Pasuruan

  • Whatsapp
Cawali Pasuruan Gus Ipul ketika bertemu dengan paguyuban ojek online.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pasuruan tidak ingin kecolongan atas munculnya cluster baru Covid-19 selama masa pemilihan walikota (Pilwali) Pasuruan. Pemantauan secara ketat penerapan protokol kesehatan dilakukan selama kampanye berlangsung.

Baca Juga

Ketua Bawaslu Kota Pasuruan, Moh Anas, menyatakan, hingga saat ini penerapan protokol kesehatan selama masa kampanye Pilwali menjadi hal prioritas dalam pengawasan di lapangan. Potensi terjadinya pelanggaran masih bisa diantisipasi sejak awal.

“Potensi pelanggaran ini pada umumnya terjadi pada jumlah kehadiran massa yang melebihi batas maksimal 50 orang. Jika terjadi pelanggaran, kami langsung memberikan teguran kepada penyelenggara kampanye,” kata Anas.

Menurutnya, antusias warga terhadap calon walikota (cawali) saat berkampanye memang tidak bisa dihindari. Sehingga kerap kali terjadi kerumunan massa yang melebihi batas maksimal.

“Petugas lapangan selalu mengingatkan jika massa yang hadir melebihi batas maksimal. Mereka tetap diperbolehkan mengikuti kampanye asalkan tidak berada dalam ruangan dan menjaga jarak satu sama lain,” tandas Anas.

Membludaknya massa ini kerap terjadi pada kampanye Cawali Pasuruan, Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) – Adi Wibowo. Kehadiran mantan wakil gubernur (Wagub) Jatim ini selalu menjadi magnet bagi masyarakat untuk mendengar visi misi yang dikampanyekan.

“Pada setiap kegiatan tatap muka dengan warga, kami hanya menyebar undangan pada 50 orang. Kami tidak bisa melarang jika ternyata yang hadir lebih banyak, karena antusias warga. Tetapi kami selalu menghimbau agar warga menyebar dan tidak dalam berada didalam ruangan,” kata Ismail Marzuki, Tim Pemenangan Gus Ipul-Adi Wibowo. (oni/aka)

Post Terkait

banner 468x60