Kamis, Mei 26, 2022
BerandaOpinion & ArtOpinionPPDB: Sistem Zonasi dan Tantangan Kurikulum Merdeka

PPDB: Sistem Zonasi dan Tantangan Kurikulum Merdeka

Oleh: Dr. Umi Salamah, M.Pd

Bulan Mei merupakan tonggak sejarah yang melahirkan momentum penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Ada dua sejarah besar yang terdapat di bulan Mei. Hari besar itu, adalah Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei dan Hari Kebangkitan Nasional pada 20 Mei. Mampukah spirit kebangkitan nasional menjadi momentum kebangkitan kemajuan pendidikan yang adil dan bermartabat bagi seluruh rakyat sesuai spirit Kurikulum Merdeka?

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Pesta PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) sebentar lagi dilaksanakan. Para orang tua sudah menyiapkan putra-putrinya untuk didaftarkan di sekolah pilihannya. Sistem zonasi awalnya dirancang untuk mengurai kemacetan dan menerapkan pendidikan yang berkeadilan. Kemudian, seleksi siswa didasarkan pada meteran dan irisan.

Bagi orang tua yang berada di zona aman, hatinya lebih tenang. Harapan anaknya diterima di sekolah pilihan berada pada kategori nyaman. Namun, bagi orang tua yang tidak berada pada zona aman, parameter zonasi masih menjadi teka-teki. Teka-teki itu menumbuhkan tradisi dan masalah baru dalam sistem Zonasi, yaitu tradisi titipan dan tradisi negosiasi.

BACA JUGA: Permainan Asah Otak yang Tak Lekang oleh Waktu

Sejak adanya otonomi daerah, penerimaan siswa baru di sekolah negeri gila-gilaan. Apalagi diperbolehkannya penerimaan siswa baru dengan seleksi  mandiri. PAGU ditetapkan oleh Pemerintah Daerah. Jumlah murid yang diterima di sekolah negeri melesat lebih banyak. Gedung kelas baru terus dibangun mempersempit halaman sekolah. Gedung sekolah negeri baru juga dibangun agar bisa menerima murid sebanyak-banyaknya. Seolah-olah sekolah negeri menjadi ATM bagi pejabat daerah karena biaya politik sangat tinggi.

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Mahasiswa di Malang Tersangka Terorisme Cap Polisi Thogut

NUSADAILY.COM – MALANG – Seorang Mahasiswa di Kota Malang, berisial IA (22), yang ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88, dan menjadi tersangka teroris ternyata merencanakan...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily