Presiden Jokowi Akan Mengunjungi “Food Estate” Kalteng pada Pekan III Februari

  • Whatsapp
Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo (keempat kanan) bersama Gubernur Kalteng Sugianto Sabran (kemeja putih) serta Komandan Korem 102 Panju Panjung (ketiga kiri) mengecek lokasi Food Estate yang akan didatangi Presiden RI Joko Widodo, Selasa (2/2/2021). ANTARA/HO-Humas Polda Kalteng
banner 468x60

NUSADAILY.COM – PALANGKA RAYA – Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Dedi Prasetyo, Gubernur Sugianto Sabran beserta Komandan Korem 102 Panju Panjung Brigjen TNI Purwo Sudaryanto, mengecek lokasi “Food Estate” atau lumbung pangan nasional di Desa Terusan Mulya Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas, yang akan dikunjungi Presiden Jokowi pada pekan III Februari 2021.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo dalam rilis yang disampaikan Humas Polda Kalteng, di Palangka Raya, Selasa, mengatakan kunjungan kerja ke Desa Terusan Mulya Kecamatan Bataguh tersebut dalam rangka meninjau lahan yang akan digunakan untuk program Food Estate.

Baca Juga

BACA JUGA : Kalteng Kirim Bantuan Produk Perikanan untuk Korban Banjir di KalselNusadaily.com

Selain mengecek lokasi Food Estate di Kabupaten Kapuas, kepolisian di kabupaten setempat dan Polda Kalteng juga akan mempersiapkan personel untuk pengamanan kedatangan presiden.

Saat pengecekan di lapangan, juga hadir pejabat daerah seperti Camat Bataguh, Kapolsek Selat, Danramil 1011-04/Klk, kepala desa dan kelompok tani di Kecamatan Bataguh.

BACA JUGA : Wagub Kalteng Meninjau Jembatan Muara Teweh-JingahNoktahmerah.com

“Semua unsur dalam persiapan panen raya Food Estate dilibatkan, agar semua kegiatan pada hari H nya bisa berjalan lancar,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Selat Kompol Aris Setiyono menjelaskan, lahan yang ditinjau merupakan milik kelompok tani Muda Jaya. Yang berlokasi di Blok E Kiri Desa Terusan Mulya Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas.

BACA JUGA : Misteri Dugaan Serpihan Bangkai Pesawat, Polda Kalteng Lakukan Penyelidikan – Imperiumdaily.com

Ada 19 kelompok tani yang masuk dalam pengelolaan lahan Food Estate seluas 1.000 hektare. Dan jenis benih yang digunakan yaitu jenis Hibrida Indonesia (Hifa21), Infara 29, Infara 8 dan Infara 21.

“Saya berharap kegiatan nantinya, dari sebelum dilaksanakan sampai pada hari H nya dapat berjalan sesuai keinginan kita bersama. Serta tidak ada halangan apapun,” katanya.(lal)