Kawanan Paus Terdampar di NTT, Ini Sebabnya

  • Whatsapp
Ikan paus pilot yang mati terdampar dikubur oleh warga. (istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – NUSADAILY.COM – KUPANG – Setelah beberapa waktu lalu seekor Paus Biru atau Blue Whale terdampar dan mati di pesisir pantai Kecamatan Nunhila, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), giliran kawanan Paus Pilot (Globicephala macrorhynchus) terdampar di Pantai Lie Jaka, Kelurahan Ledeunu, Kecamatan Raijua, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (Samudra Hindia), Kamis (30/7) petang.

Baca Juga

Sebanyak 11 Paus terdampar dan terjebak saat kondisi laut sedang surut. Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang, melalui Ikram Sangadji mengatakan, paus-paus tersebut diperkirakan mengejar makanan yang terbawa arus ke pantai.

“Belasan paus ini terjebak di pesisir pantai saat laut sedang surut. Sebelumnya mereka (paus) mengejar makanan yang terbawa gelombang ke pantai,” ungkap Ikram, dilansir dari Kompas.com.

BACA JUGA: Paus Pilot yang Tersesat Mati dan Terdampar di Perairan Sabu Raijua NTT

“Biasanya pada saat laut pasang, mereka mengejar makanan sampai ke arah pantai,” lanjut Ikram.

Menurut Ikram, fenomena ini biasanya mudah penanganannya jika masyarakat memahami caranya. Namun pihaknya masih kesulitan menyampaikan cara penanganan tersebut kepada masyarakat.

“Kalau terjebaknya waktu air laut mulai surut, itu yang repot. Biasanya kita pake stranding code. Jika masih hidup, maka diupayakan untuk dilepas kembali,” kata dia.

Stranding code yang dimaksud Ikram, yakni mengklasifikasi kondisi mamalia laut (paus) yang terdampar. Tim dari BKKPN Kupang, kata Ikram, sudah diterjunkan sejak kemarin untuk membantu proses evakuasi bangkai paus yang telah mati.

BACA JUGA: Paus Biru Terdampar yang Hilang Telah Ditemukan, Hari Ini Dikubur

10 Ekor Paus Mati

Diberitakan sebelumnya, peristiwa terdamparnya Paus Pilot ini disampaikan oleh warga pada Kamis (30/7) pukul 16.00 WITA dan segera ditindaklanjuti oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Dari hasil penelusuran bersama dan juga pengecekan di lapangan diketahui total ada 11 ekor Paus Pilot yang terdampar. Kondisi saat ditemukan adalah sepuluh ekor mati, dan satu ekor masih dapat diselamatkan dengan cara didorong kembali ke laut.

BACA JUGA: Paus Biru yang Terdampar dan Mati di Kupang NTT Hilang Tanpa Jejak

Penyebab kematian dari hewan memalia ini masih belum dapat dipastikan dan diperlukan kajian yang lebih mendalam dan komprehensif.

Perairan laut Sawu sendiri memang merupakan jalur migrasi paus. Setiap tahun pada periode yang sama sering terjadi peristiwa terdamparnya mamalia laut terutama paus.(lna)

Post Terkait

banner 468x60