Bencana Dibalik Euforia Pelantikan Gubernur Kepri

  • Whatsapp
doc. Gubernur Kepri Isdianto saat disumpah dalam pelantikannya sebagai wakil gubernur oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, pada 2018 silam. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
banner 468x60

Pada hari yang sama, di Gedung Daerah Tanjungpinang, kegiatan seremonial semakin ramai dihadiri pejabat, tokoh masyarakat, wartawan dan para pendukungnya. Mereka larut dalam kebahagiaan sehingga terkesan melupakan COVID-19.

Isdianto foto bersama sejumlah wartawan di Gedung Daerah Tanjungpinang, Selasa 28 Juli 2020 atau sehari setelah dirinya dilantik sebagai Gubernur Kepri (ANTARA/Istimewa)

Dalam kegiatan ini tampak Isdianto tidak mengenakan masker dan tidak menjaga jarak. Di gedung bersejarah itu pula ramai pejabat, wartawan dan masyarakat yang berfoto bersama dengan tidak menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga

Foto-foto tanpa menerapkan protokol kesehatan itu tersebar luas.

Plt Kadis Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana menyesalkan hal itu terjadi. Namun ia memahami gubernur sendiri sulit menghindari kondisi tersebut. Banyak orang yang ingin bersalaman dan berpelukan dengan gubernur.

“Ini seharusnya tidak terjadi,” ucapnya.

Tjetjep pun harus diambil swab karena berada dalam acara tersebut, termasuk Plt Dirut RSUP Kepri Elfiani Sandri, yang sempat bersalaman dengan Gubernur Kepri.

Kepala dinas di wilayah itu juha banyak yang menyesalkan peristiwa itu. Mereka menyesal karena tidak menerapkan protokol kesehatan saat memberi ucapan selamat kepada “sang raja”.

Setelah diketahui Pu, ajudan Gubernur Kepri positif COVID-19 tiga hari lalu, ratusan pejabat dan staf Pemprov Kepri mulai merasa cemas. Perasaan cemas semakin besar ketika diketahui empat staf protokol lainnya positif COVID-19 pada Jumat sore.

Pemprov Kepri ingin memastikan siapa saja yang sudah tertular COVID-19 tersebut. Sekda Kepri Tengku Said Arif Fadillah memerintahkan RSUP Kepri untuk membuka posko khusus mulai Kamis hingga hari ini pukul 08.00-16.00 WIB.

“Hari pertama sampai hari kedua sekitar 200 orang sudah diambil swab,” kata Plt Dirut RSUP Kepri Elfiani Sandri.

Tadi malam, informasi Gubernur Kepri Isdianto positif COVID-19 beredar luas. Hal itu dibenarkan Plt Kadinkes Kepri Tjetjep Yudiana.

Informasi itu menyebabkan ratusan orang antre di posko RSUP Kepri. Bahkan puluhan wartawan yang kontak erat dengan gubernur pun diambil swab tadi pagi hingga sore.

Selain mereka, sejumlah pengurus Lembaga Adat Melayu yang tampak berfoto tanpa menggunakan masker, dan pemilik kedai kopi yang dikunjungi Isdianto tiga hari lalu juga diambil swab.

Rektor dan pejabat lainnya di lingkungan Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjungpinang yang ikut rapat bersama gubernur tiga hari lalu juga diambil swab di RSUP Kepri.

Post Terkait

banner 468x60