Minggu, Januari 23, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNusantaraBWS Musyawarah dengan Masyarakat Kecamatan Pantai Labu Soal Ganti Rugi Lahan

BWS Musyawarah dengan Masyarakat Kecamatan Pantai Labu Soal Ganti Rugi Lahan

NUSADAILY.COM -DELISERDANG – Musyawarah penetapan bentuk ganti kerugian pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum pembangunan prasarana pengendalian banjir di sekitar Bandara Kualanamu Kabupaten Deli Serdang yang bertempat di Aula Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang, Jumat (03/12/2021) sekira pukul 10.00 WIB.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekertaris Camat Pantai Labu Fikri Hanafi Lubis SSTP, Sekertaris Camat Beringin Iskandar S Siregar SSTP MAP. Waka Polsek Beringin Polresta Deli Serdang IPTU Sri Efendi, perwakilan kepala Balai Wilayah Sungai (BWS). Perwakilan BPN, perwakilan kantor jasa penilaian publik serta oara jepala desa dan warga yang dapat ganti rugi pembebasan rumah dan lahan.

Sekertaris Camat Pantai Labu, Fikri Hanafi Lubis SSTP MAP, Menjelaskan bahwa pertemuan ini untuk musyawarah kesepakatan ganti kerugian pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum, pembangunan prasarana pengendalian banjir di sekitar bandara Kualanamu Kabupaten Deli Serdang.

“Setiap masyarakat yang lahannya mendapat Ganti rugi agar menyampaikan keinginannya di dalam musyawarah ini, seperti ganti rugi lahan dan bangunan yang telah disepakati dalam bentuk uang,” ucapnya.

Lanjutan dari Kegiatan Penetapan Ganti Rugi

Senada dengan Sekcam Pantai Labu, Sekcam Beringin Iskandar S Siregar SSTP MAP, mengatakan kegiatan ini adalah lanjutan dari sekian rangkaian kegiatan dari penetapan bentuk ganti kerugian pada masyarakat.

Sedangkan untuk hasil dari musyawarah saat ini belum maksimal. Itu semua karena kurang nya pemahaman dari masyarakat dan harapan saya kepala desa segera bisa meyakinkan warga nya dan mensosialisasikan apa yang sudah disampaikan tadi.

Ketika mereka menandatangani ganti rugi lahan dan bangunan yang telah disepakati dalam bentuk uang. Mereka baru bisa melihat berapa harga tanah mereka dan nominal angka dari jasa penilaian publik yang independen.tutup nya.

Dari amatan wartawan yang meliput, sempat terjadi protes warga yang tidak sepakat terkait harus menandatangani ganti rugi lahan tersebut. Sedangkan warga belum mendapatkan atau mengetahui berapa besaran Jumlah rupiah permeter lahan mereka.

Sehingga beberapa warga memilih meninggal kan ruangan, situasi kembali normal setelah kepala desa yang hadir ikut menjelaskan kepada warga nya masing-masing dan acara dilanjutkan dengan aman dan tertib hingga selesai. Panitia juga tetap menghimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. (sam/aka)

@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed