Minggu, Desember 5, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsVaksinasi Jadi Jurus Ampuh Muluskan Pelaksanaan PTM

Vaksinasi Jadi Jurus Ampuh Muluskan Pelaksanaan PTM

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM-KOTA BATU– Pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Batu mulai dilaksanakan sejak dinyatakan PPKM level 3. Pelaksanaannya digelar secara bertahap dan tentunya harus memenuhi kriteria standar protokol kesehatan. 

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Pemberian vaksin juga menjadi benteng pertahanan dari paparan Covid-19. Sehingga menekan potensi munculnya kasus penularan selama berjalannnya PTM.

Vaksinasi kepada pelajar kembali digelar sejak dibukanya pembelajaran luar jaringan. Kali ini diselenggarakan MAN 2 Kota Batu (Selasa, 14/9). Pihak sekolah menyediakan 600 jatah dosis vaksin. Jumlah itu masih separuh dari total kebutuhan yang mencapai 1200 peserta didik di satuan pendidikan yang berada di bawah naungan Kemenag.

Kepala Sekolah MAN 2 Kota Batu, Farhadi mengatakan, vaksinasi dosis pertama ini baru kali pertama digelar untuk tingkat satuan pendidikan di Kota Batu yang ada di bawah naungan Kemenag. “Upaya ini untuk membentuk kekebalan kelompok sebagai bentuk kesiapan untuk memulai PTM di tengah pandemi Covid-19,” kata Hadi.

Melalui vaksinasi, ia berkeyakinan jalannya PTM berlangsung aman dan menekan resiko penularan. Pelajar yang hendak mengikuti vaksinasi jenis Sinovac harus mendapatkan persetujuan orang tua. “Murid diharuskan mengisi formulir persetujuan dari orang tua kemudian dikumpulkan kepada pihak sekolah. Dan syukur antusiasnya luar biasa,” ujarnya.

Ia menilai, peserta didik ini sudah lama menantikan digelarnya PTM. Karena pembelajaran daring membuat mereka terkurung dan rindu suasana sekolah. “Terlihat dari beberapa murid yang biasanya telat, tapi saat ini mereka datang tepat waktu. Ini menandakan kalau mereka rindu sekolah,” ucap dia.

Salah satu pelajar MAN Kota Batu, Toriq Abdul Wahab mengungkapkan hal yang serupa. Ia duduk di bangku kelas 10. Melalui vaksinasi ini, dirinya bersama teman lainnya bisa mengikuti pembelajaran seperti di masa normal.

“Semoga bisa seperti dulu lagi bisa belajar bareng. Karena pembelajaran daring kami rasa kurang efektif, kadang terganggu sinyal, dan sebagainya,” ungkapnya. (wok/wan)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR