Rabu, Agustus 10, 2022
BerandaNewsRegionalWali Kota Malang Silaturahmi, Calon Pengantin Tanya Layanan Kependudukan

Wali Kota Malang Silaturahmi, Calon Pengantin Tanya Layanan Kependudukan

NUSADAILY.COM – MALANG – Pemkot Malang terus melakukan sosialisasi dan saling dukung untuk solusi pandemi Covid-19. Walikota Malang, Sutiaji bersama Wakil Wali Kota Sofyan Edi Jarwoko melakukan bincang santai dalam silaturahmi bersama ASN dan tokoh agama Katolik. Silaturahmi dilakukan Jalan Guntur No 1 Gedung Widya Bakti Kota Malang. Sutiaji banyak mendapat pertanyaan, salah satunya pelayanan kependudukan karena banyak calon pengantin segera melakukan pemberkatan di Gereja.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Hadir tokoh agama Katolik Kota Malang, MGR Hendricus Pidyarto Gunawan, O Carm. Pihaknya melakukan interaktif dengan Wali Kota Malang. ‘’Tuhan menciptakan manusia berupa jasmani dan rohani. Maka yang dapat menyatukan kita adalah dari rohani karena kita berasal dari sumber ini. Terimakasih seluruh umat Katolik yang selama ini ikut mendukung kebijakan Pemkot Malang. Salah satunya, umat Katolik tidak melakukan kegiatan keagamaan yang mengundang massa berlebihan,’’ Wali Kota Malang, Sutiaji dilansir Nusadaily.com.

Menurut Sutiaji, banyak petuah dari daerah atau negara lain yang bisa digunakan sebagai panduan hidup. Contohnya Perancis yang menganut azas modern, tetapi ekonominya minus 19. China dan Amerika adalah dua negara adikuasa yang memimpin pertumbuhan ekonomi dunia dan tidak mengalami minus. Indonesia minus tiga dan dan terus minus lima dalam perkembangan ekonomi.

‘’Kuasa Tuhan sangat raksasa. Pakar dermatologi sekalipun belum dapat menemukan obat tepat untuk Covid-19 ini. Selepas Subuh, saya langsung keliling baik itu ke Pura, Gereja atau Vihara. Tujuan saya, ingin mengetahui apa keluhan, dan saya pastikan tidak adanya diskriminasi antar umat beragama,” tegas Sutiaji.

Imanuel Wahyu Nugroho, tokoh Gereja Ijen memberikan pertanyaan kepada Sutiaji. “Berkaitan dengan masalah pencatatan sipil dalam masa pandemi apakah dilayani. Banyak calon pengantin di Gereja Ijen yang ingin segera melakukan pemberkatan?’’ tanyanya.

Mendapat pertanyaan itu Malang Sutiaji, administrasi kependudukan sudah dilayani. “Semua bisa dilayani secara langsung dan tepat. Dengan catatan, semua pihak harus mengikuti protokol kesehatan,” jawab Sutiaji.  

Jeremias Toromtubun dari Paroki Blimbing juga memberikan pertanyaan. “Bagaimana kiat pemerintah membedakan antara Kristen dan Katolik? Mengingat setiap sekolah masih ada penggabungan antara kedua agama tersebut?”

“Sudah saya berik instruksi kepada Dinas Pendidikan. Dinas segera melakukan plot kan untuk guru agama mana saja dibutuhkan,’’ kata Sutiaji. (aje/wan)

BERITA KHUSUS

Dok! Seluruh Fraksi di DPRD Ponorogo Setujui Perubahan SOTK Satpol PP dan RSUD

NUSADAILY.COM - PONOROGO - Usulan Raperda Perubahan kedua atas Perda No.6 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah untuk OPD Satpol PP yang...

BERITA TERBARU

Korban Tewas Banjir Seoul Bertambah Jadi 16 Orang

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Sebanyak 16 orang telah dikonfirmasi tewas dan hilang akibat banjir yang melanda Seoul, termasuk wilayah di pusat dan timur Korea Selatan beberapa...