Senin, Desember 6, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsRegionalTerkonfirmasi Pasien 05 COVID-19 Kota Mojokerto Terpapar Ibunya, Isolasi di Rusunawa Cinde

Terkonfirmasi Pasien 05 COVID-19 Kota Mojokerto Terpapar Ibunya, Isolasi di Rusunawa Cinde

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Pemerintah Kota Mojokerto kembali memperbarui data perkembangan kasus Corona. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo menyampaikan, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif bertambah satu orang. Ini artinya, pasien positif COVID-19 terhitung sejak Selasa 19 Mei 2020 menjadi lima orang.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Pasien yang terkonfirmasi tersebut, berjenis kelamin perempuan berusia sembilan tahun. Diduga ia terpapar oleh ibunya yang telah dinyatakan positif 04,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, dalam pernyataan konferensi persnya.

Status positif 05, lanjut Gaguk, telah dilakukan rapid tesT sebanyak satu kali dengan menunjukkan hasil reaktif. Mengetahui hal itu, petugas dengan cepat memberikan penanganan terhadap pasien yang masih dibawah umur tersebut untuk ditempatkan di ruang observasi di Rusunawa Cinde.

“Pada tanggal 13 Mei, telah dilakukan tes swab. Hasilnya keluar hari ini dengan hasil positif,” jelasnya.

Gaguk pun berpesan kepada semua warga Kota Mojokerto, agar terus menaati peraturan yang telah diterapkan oleh pemerintah. Mulai dari disiplin mengenakan masker saat keluar rumah, menerapkan hidup sehat, mencuci tangan dengan sabun dan jangan pulang kampung atau mudik terlebih dahulu.

“Mari taati bersama demi keselamatan diri sendiri dan orang lain. Dengan menerapkan protokoler kesehatan, kita bisa memutus mata rantai penyebaran,” tegasnya.

Sementara itu, perkembangan kasus COVID-19 di Kota Mojokerto terus bertambah. Berdasarkan data yang diterima Nusadaily.com, untuk Orang Dalam Resiko (ODR) bertambah menjadi 2604 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 406 orang. Dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 10 orang.

Untuk jumlah PDP yang meninggal hingga saat ini berjumlah empat orang. Sedangkan kasus pasien terkonfirmasi hingga saat ini, bertambah menjadi lima orang.

“Bagi orang berstatus PDP, merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif. Karena harus menunggu hasil pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR), yang datanya hanya dikeluarkan oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kementerian Kesehatan RI,” tandasnya. (din/top)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR