Kamis, Oktober 28, 2021
BerandaNewsJatimSalahkan Gubernur, Nasib Kepala Bappeda Jember Bagai Telur Diujung Tanduk

Salahkan Gubernur, Nasib Kepala Bappeda Jember Bagai Telur Diujung Tanduk

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JEMBER – Mulutmu harimaumu. Itulah yang sedang menimpa Kepala Bappeda Jember, Achmad Imam Fauzi. Dia terancam menuai sanksi yang bakal mengancam karir birokrasinya.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Pemicunya, gara-gara dianggap menyalahkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dengan berkata ‘jika menuruti lalainya Gubernur, maka bertentangan dengan PP (Peraturan Pemerintah)’.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Inspektorat Pemprov Jatim dinyatakan dengan tegas bahwa Fauzi terbukti melakukan tindakan indisipliner dalam kategori pelanggaran berat karena berdampak ‘mempengaruhi kehormatan Gubernur dan Pemprov Jatim’.

Dalam surat Gubernur Khofifah kepada Plt Bupati Jember, KH Abdul Muqit Arief nomor: 739/ 1977/ 1060/ 2020 tertanggal 19 Oktober 2020, akhirnya Fauzi direkomendasi agar dikenai sanksi berupa penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 tahun.

Selasa, 17 November 2020, Sekretaris Daerah Jember, Mirfano mengakui surat tersebut telah sampai ke pihak Pemkab Jember.

Namun, rekomendasi Gubernur agar Pemkab Jember memberi untuk Fauzi belum bisa seketika diterapkan.

Mirfano berdalih masih melakukan pendalaman lebih lanjut agar diketahui konteks kejadiannya dan maksud perkataan Fauzi yang dianggap ‘menyalahkan Gubernur’.

“Sudah, kita kan ngatur waktu ini, kita tindaklanjuti. Ya, proses klarifikasi,” ungkapnya.

Pasalnya, kasus yang menerpa Kepala Bappeda Jember, Achmad Imam Fauzi dilatari pernyataan dalam hearing dengan Komisi C DPRD Jember pada 6 Oktober 2020 lalu.

Ucapan Fauzi ketika itu untuk menjawab pertanyaan anggota Dewan, perihal sebab keterlambatan pengajuan pembahasan Rancangan APBD Jember tahun 2021.

Inspektorat Jatim memang khusus bergerak memeriksa Fauzi. Setelah diperiksa, Fauzi kemudian secara terbuka menyesalinya dan menarik pernyataan saat hearing.

“Maka daripada menimbulkan kontradiksi, pernyataan saya yang kemarin itu saya cabut,” tutur Fauzi di Gedung DPRD Jember pada 12 Oktober 2020 lalu.

Mirfano mengemukakan, pihak Pemkab Jember memilih melakukan pemeriksaan ulang kepada Fauzi dan para pejabat yang hadir dalam hearing sebagai langkah pendalaman. Kepada Mirfano, Fauzi merasa tidak memiliki tujuan bertindak buruk kepada Gubernur.

Kepala Bappeda Jember, Achmad Imam Fauzi ketika mencabut pernyataan yang telah menyinggung Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. (nusadaily.com/Sutrisno)

“Saya minta keterangan pada mereka apa yang terjadi? kemudian juga sudah memanggil Fauzi. Hasilnya sampai saat ini belum menemukan niat jahat yang bersangkutan” urainya.

Kasus Fauzi memang belum sepenuhnya berakhir, karena masih ada lagi klarifikasi kali kedua guna memastikan tindak pelanggarannya.

Apabila benar-benar terbukti melakukan pelanggaran berat, maka sanksi penurunan pangkat seperti rekomendasi Gubernur bakal menimpa Fauzi.

“Karena belum ditemukan cukup bukti, saya laporkan lagi hasil klarifikasi nanti kepada Gubernur,” pungkas Mirfano. (sut/cak)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Istri Selingkuh, Suami Bawa Alat Berat Hancurkan Rumah😱##tiktokberita

♬ kau curangi cintaku - Milan indramayu